Labels

Showing posts with label Supranatural. Show all posts
Showing posts with label Supranatural. Show all posts

Thursday, December 6, 2018

CARA MERASAKAN ENERGI HALUS DIRI SENDIRI


Saat melakukan latihan ini, usahakan diri kita benar-benar merasakan, lebih peka terhadap energi halus yang ada disekeliling tubuh jasmani kita. Latihan ini bisa dilakukan sendirian juga dapat dilakukan bersama dengan teman. Sekiranya hal tersebut bisa lebih nyaman, atau lebih mudah. Latihan ini untuk merasakan energi halus yang terpancar dari tubuh kita.

Bagian tangan seseorang merupakan titik-titik tempat terdapatnya tingkat kegiatan energi yang lebih besar. Begitu juga bagian-bagian tubuh yang lain. Pancaran energi akan lebih kuat di sekeliling wilayah tubuh itu sendiri. Namun bagian tangan kita bisa lebih peka terhadap energi lembut di sekeliling wilayah tubuh itu sendiri. Namun bagian tangan kita bisa lebih peka terhadap energi lembut di sekeliling tubuh kita.  Tangan dapat digunakan untuk merasakan energi tersebut maupun untuk melemparkannya keluar. Kemampuan inilah yang dikenal sebagai "sentuhan raja", penumpangan tangan, sentuhan eterik atau terpeutik dalam penyembuhan.

Pada latihan ini kita akan memulainya dari tangan, karena bagian ini merupakan sarana yang paling mudah untuk mendeteksi energi lembut aura. Sewaktu kita meningkatkan kepekaan di wilayah yang lainnya juga.
  • Ambilah posisi duduk yang senyaman mungkin sebelum kita melakukan latihan ini. Kondisikan diri kita melatih relaksasi sebelum hal ini akan membantu diri kita sendiri nantinya.
  • Pertemukan kedua telapak tangan kemudian gosok-gosokkan secara bersama-sama, secara cepat kurang lebih 30 detik. Hal tersebut mempunyai maksud untuk menolong kita dalam mengaktifkan sensitivitas bagian tersebut.
  • Rentangkanlah kedua tangan kita antara 30 hingga 50 cm di depan tubuh kita, kedua telapaknya saling berhadap-hadapan. Aturlah supaya jarak kedua telapak tangan sekitar 70 cm.
  • Gerakkanlah kedua tangan kita secara perlahan-lahan, masing-masing ke arah yang berlawanan. Dekatkanlah sedekat mungkin tanpa keduanya saling bersentuhan.
  • Regangkanlah secara perlahan-lahan dengan jarak antara 15 cm. Ulangilah gerakan lambat masuk dan keluar ini dengan menjaga agar gerakan tetap stabil.  
  • Perhatikanlah dengan sebaik-baiknya apa yang sedang kuta rasakan atau yang kita inderai saat melakukan ini. Mungkin kita dapat merasakan perasaan tertekan yang menumpuk, atau bahkan rasa tebal yang terbentuk di antara kedua telapak tangan kita. Bisa jadi kita merasa hangat atau dingin, atau bahkan merasa ada sesuatu yang bersenyut-denyut.
  • Selama latihan, sisihkanlah beberapa menit menit untuk mencoba dan merumuskan apa yang sedang kita rasakan. Bersikaplah santai merasakan sesuatu. Jangan cemas bahwa perasaan itu barangkali berbeda dengan apa yang dialami oleh orang lain. Ingatlah bahwa setiap orang mempunyai frekuensi aura khas tersendiri, dan oleh sebab itu setiap orang dapat mengalami hal yang berbeda-beda. Hanya apa yang kita alami itulah yang terpenting untuk diperhatikan.
  • Latihan membantu kita mengenali bahwa medan energi kita tidak terhenti sebatas tingkat kulit. Selain itu, latihan ini juga membantu kita dalam mengembangkan konsentrasi. Kita dapat menuliskan pengalaman dan kesan yang didapat saat melakukan latihan ini. Hal ini juga akan membantu kita mengenali kemajuan kita dalam mengalami energi lembut di sekitar tubuh kita.  
  • Jika kita menginginkan untuk melangkah pada tahap selanjutnya, siapkanlah lengan baju kita. Peganglah tangan kita yang dominan kurang lebih 50 cm di atas lengan depan kita yang terbuka.
  • Perlahan-lahan, turunkan tangan kita ke arah lengan depan. Perhatikanlah apa saja kemungkinan yang kita rasakan saat ini. Aeberapa dekat kita sampai ke lengan depan itu sebelum kita dapat merasakan energi darinya? Rasanya akan kurang lebih sama dengan apa yang kita alami di antara kedua tangan kita tadi. Dapat berupa perasaan tekanan, rasa panas, rasa dingin, rasa tebal, dan seterusnya. Ingatlah bahwa saat itu kita sedang membangkitkan kembali kemampuan kita supaya secara sadar memahami energi lembut di sekitar kita.   

Monday, September 10, 2018

CARA MENGOLAH AURA SENDIRI

Cara Mengolah Aura

Bagaimana Cara Merasakan, Melihat Serta Mengolah Aura
Setelah kita mengetahui tentang manfaat dari sebuah aura yang ada di dalam tubuh kita, tentunya kita perlu juga untuk mengetahui bagaimana caranya mengolah aura dalam diri kita tersebut supaya bisa membawa manfaat bagi diri kita sendiri kita sendiri maupun bagi orang lain. Tentang bagaimana mengolah aura tersebut bisa dimulai dengan merasakan keberadaan aura itu terlebih dahulu, dan kemudian melihat warna-warni aura tersebut, serta mengolahnya dengan sebaik-baiknya sehingga pada titik akhir adalah mrmanfaatkannya untuk keperluan kita. Namun tentang pembahasan mengenai pemanfaatan aura  akan kita bahas pada tulisan selanjutnya.

Pada bab ini kita akan membahas tentang mengelola aura sebaik-baiknya. Mulai dari merasakan aura, melihat aura, melindungi serta mengendalikan aura kita. Karena pada dasarnya aura yang ada dalam diri kita baik dan buruknya tergantung pada kita bagaimana mengolahnya. Yang diperlukan dalam tulisan ini adalah latihan berupa praktek-praktek langsung. Jadi kesimpulan hasilnya semua tergantung pada diri kita menekuni latihan-latihan ini. Latihan ini tidak begitu sulit asalkan kita mau berlatih dengan serius.

Merasakan Aura
Tidak semua orang bisa mempercayai adanya aura dalam diri manusia, seseorang yang mempercayai hal tersebut saja belum tentu bisa merasakan aura yang dimilikinya. Dari pernyataan tersebut bisa dimengerti bahwa penting sekali bagi kita untuk membuktikan, merasakan atau melihat aura yang ada dalam diri kita guna memanfaatkan aura itu untuk kebutuhan kita sendiri.

Di sisi lain, tidak semua orang mau melakukan tindak-tindakan yang sekiranya bagi mereka terlalu merepotkan. Karena di era yang seperti sekarang ini tentunya semua orang menginginkan  sesuatu yang serba instan. Orang tidak mau terlalu bersusah payah dalam menginginkan sesuatu. Sebagian mereka hanya melihat atau mengalami sebanyak yang perlu atau penting bagi mereka dan kehidupan masing-masing. Mereka tidak mengenal fungsi-fungsi dan kegiatan-kegiatan tubuh jasmaninya. Sebagian dari mereka ada yang berkata sudah ada dokter, mengapa kita membuang-buang waktu hanya meneliti diri sendiri? Orang seperti itu terlalu melepaskan tanggung jawabnya dan sebagian besar kemampuan yang dimilikinya.

Pembahasan pada bab ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan persepsi kita terhadap medan energi yang halus di sekitar kita. Selain itu, dari pembahasan kali ini turut menolong kita dalam memahami pengaruh aura terhadap diri kita sendiri. Kuncinya adalah perlu adanya tindakan nyata atau praktek serta ketekunan dalam latihan merasakan aura. Pada bab ini latihannya dirancang secara bertahap. Mulai dari latihan energi sederhana untuk dapat merasakan serta melihat energi aura yang lebih halus. Hingga pada tahap tidak hanya merasakan energi aura dalam diri kita saja, namun bertujuan hingga kita bisa benar-benar melihat aura dalam diri kita. 

Permasalahan dalam bab ini kita dihadapkan dengan keyakinan seseorang tentang adanya energi halus itu. Karena kebanyakan tumbuh dewasa dengan sedikit atau tanpa pengetahuan tentang energi kehidupan yang halus tadi. Setiap pengalaman dengan energi semacam itu dianggap sebagai daya khayal yang aktif. Latihan pada bab ini pula yang akan membantu meretas gagasan dan ide yang usang dan menghambat hal itu, selain itu juga akan menghidupkan kembali dan memperluas penginderaan lembut yang tertutup pada masa kanak-kanak. Selain itu latihan ini juga akan meningkatkan kepekaan seseorang tadi.

Untuk dapat mengetahui hasilnya, jarak waktu setiap orang berbeda-beda. Sekali lagi yang terpenting adalah ketekunan dalam berlatih. Semua membutuhkan proses. Sama halnya sebuah ketrampilan. Perhatikanlah, bahwa melihat aura merupakan hal yang alami bagi kita semua. Kemampuan untuk melakukan hal itu telah tinggal tertidur selama bertahun-tahun. Mulailah meregangkan  otot-otot yang selama ini tidak kita gunakan, fungsinya kemampuan-kemampuan yang belum dimanfaatkan secara perlahan-lahan dan tekun. ikutilah terus serta tidak membiarkan diri kita berkecil hati. Maka kita akan menuai keberhasilan.

Walaupun latihan ini nantinya terasa menyenangkan, tetaplah terus mengingat bahwa latihan ini membutuhkan suatu keseriusan. Seperti halnya dalam mencapai sebuah tujuan, untuk berlatih melihat aura juga membutuhkan tekad. Berhasratlah untuk melakukan latihan ini dengan perasaan tulus serta camkanlah bahwa kita sedang memulai proses perbaikan diri seumur hidup. Posisikan diri kita sedang mengawali proses yang memungkinkan diri kita mengenali diri kita dan orang lain secara lebih dalam. Kita sedang melangkah keluar memasuki wilayah yang menjurus pada persepsi suci. Lakukanlah latihan itu dengan hormat. Latihan ini akan berhasil lebih baik bila kita dapat berkonsentrasi secara santai. Berlatih secara keras memungkinkan menghambat kemajuan kita sendiri. Berlatihlah bermeditasi dan melonggarkan saraf tubuh kita sebelum memulai latihan ini. Melakukan relaksasi secara bertahap sebelum latihan akan memberikan manfaat berbeda. Luangkan waktu beberapa saat, tutuplah mata serta tariklah nafas dalam-dalam dari sekat rongga badan. Pusatkan perhatian kita pada setiap bagian tubuh kita sendiri, mulai dari kaki sampai ke ujung ramput kepala. Secara mental, kirimkanlah perasaan santai dan hangat pada wilayah tubuh kita. Lihatlah perasaan itu, rasakanlah, dan bayangkanlah.

Bersikaplah santai dengan latihan ini, jangan tergesa-gesa. Tutuplah mata dan gunakanlah pernafasan berirama yang dalam. Kita bisa menggunakan media audio musik lembut atau bunyi-bunyi yang bersumber dari lingkungan sekitar kita guna menolong latihan pengenduran saraf kita. Semakin lama perhatian kita dalam berkomunikasi. Semakin dalam konsentrasi kita, semakin peka diri kita terhadap energi lembut di sekitar kita. Rasakanlah hal itu dengan rileks. Apabila kita bersikap santai dalam kesadaran yang berubah, kita akan mengalami energi luar secara lebih intens. Karena relaksasi itu akan menciptakan keadaan yang hiperestetik. Kita akan terasa lebih sensitif. Bunyi suara akan terdengar lebih kencang, bau-bauan menjadi lebih kuat, cahaya dan warna-warni akan tampak lebih cerah. Sekali lagi, relaksasi akan menolong kita dalam mengindera energi halus aura dengan lebih mudah.

Thursday, September 6, 2018

5 KEAJAIBAN AURA POSITIF YANG MEMBANTU KEHIDUPAN KITA

Keajaiban Aura Positif
Kita Akan Mendapatkan Kesuksesan Yang Luar Biasa Secara Tak Terduga
Jika energi dalam diri terjaga dengan baik, secara tidak kita sadari sikap dan langkah kita akan dijalankan oleh keinginan hati bawah sadar. Hati bawah sadar inilah yang akan mengarahkan langkah kaki kita ke arah takdir kesuksesan kita yang telah ditulis. Jangan heran kalau kita tiba-tiba berada di tempat tertentu yang kita sengaja dan kita mendapat suatu proyek/rejeki besar secara tiba-tiba, beruntun dan mungkin selamanya.

Kita dapat melambangkan sebuah rumus seperti ini: Energi yang terjaga = Hati bawah sadar lebih dominan.

Kita Akan Menemukan Kesuksesan Kita Dari Sisi Profesi/Bidang Usaha Yang Sangat Kita Nikmati 
Sebenarnya di dalam hati bawah sadar kita sudah tergambar peta perjalanan sukses kita di segala sisi. Dengan peta tersebut alam bawah sadar kita secara otomatis akan membawa kita kepada profesi/bidang usaha yang sangat kita nikmati, dan rejeki kita juga secara otomatis akan mengalir dengan lancar.

Terhindar Dari Kerugian, Musibah, Bencana dan Lain-lain Atas Izin Allah 
Karena kita menjaga energi dengan baik, dan jika hati bawah sadar kita sudah dibangkitkan maka secara otomatis hal tersebut akan melindungi/membelokkan kita dari langkah kita yang mengarah kepada kerugian/musibah. Hal inilah yang sering kita sebut sebagai indra ke enam kita.

Kita Akan Sembuh Dari Sakit Kronis/Parah Dengan Tidak Kita Sadari.
Energi positif dalam diri kita yang menghasilkan hati bawah sadar, sebenarnya sudah dianugerahkan Allah sejak ruh kita ditiupkan, lengkap dengan system kerja semua organ tubuh, sangat lengkap, termasuk, catatan jalan suksesnya.

Hati bawah sadar juga sudah diprogram Allah dengan instruksi-instruksi yang sempurna agar setiap organ tubuh manusia bekerja secara optimal sesuai dengan fungsinya yang berbeda-beda, mulai dari jantung, ginjal, usus, lambung, sampai dengan pori-pori manusia pun akan bekerja sesuai fungsinya atas instruksi otomatis dari bawah sadar manusia.

Suatu penyakit terjadi karena salah satu atau beberapa organ dalam tubuh manusia bekerja tidak optimal.

Jika bawah sadar kita bangkit, dengan secara sempurna hal tersebut akan memberi instruksi-instruksi alamiah yang sangat mendasar kepada seluruh organ tubuh untuk bekerja secara optimal sesuai fungsinya masing-masing, termasuk darah yang berperan mengganti sel-sel rusak dan jantung yang memompa darah agar beredar dengan baik. Yakini tentang hal tersebut bahwa benar-benar bisa terjadi.

Seseorang Bisa Menyembuhkan Orang Lain Dengan Tenaga Prana 
Semakin kita menjaga energi/aura kita tetap tinggi, kita akan semakin sensitif dengan sentuhan-sentuhan energi itu sendiri. Kita akan dapat merasakan atau bahkan meraba energi pasien, tentunya kita dapat membedakan antara energi organ tubuh yang sakit dibanding energi organ tubuh sehat. Energi yang terjaga akan dapat merasakan serta membenahi energi pasien yang sedang mengalami kerusakan/atau tidak bekerja sesuai fungsinya. Tekhnik ini sangat ilmiah yang disebut dengan terapi prana.

Itulah beberapa keajaiban dari sebuah energi dalam diri kita. Bukankah sangat dahsyat? Dan masih banyak lagi keajaiban-keajaiban lain yang tidak terduga.

Wednesday, September 5, 2018

MANFAAT AURA BAGI DIRI KITA

Manfaat Aura

Mengetahui Manfaat Aura
Aura merupakan energi yang terpancar dari dalam tubuh diri kita. Jika kita bisa merasakan dan mengetahui medan energi dalam tubuh kita, serta bisa memanfaatkan dengan sebaik-baiknya, tentulah kita bisa merasakan suatu keuntungan bagi diri kita sendiri nantinya. Pada jaman yang serba canggih seperti sekarang, alat untuk mendeteksi atau melihat aura pun sudah ada. Dengan adanya alat tersebut kita dapat mengetahui vibrasi medan energi, kondisi stres level, dominansi yin-yang, dominansi hati-pikiran, kondisi emosi dan type kepribadian diri (berdasarkan EQ-emotional quotion). Dengan demikian, kita mampu memahami diri kita secara lebih utuh. Disamping itu, kita dapat juga melihat kondisi kesehatan secara umum yang dikaitkan dengan sistem endokrin di tubuh kita.

Mengenai bagaimana caranya kita melihat aura serta bagaimana mengolah aura tersebut untuk mencapai tujuan yang kita inginkan akan pada tulisan selanjutnya. Dengan kita bisa mengerti kandungan aura dalam diri sendiri. Setidak-tidaknya kita dapat mengantisipasi sesuatu yang tidak kita inginkan nantinya serta kita dapat mengendalikannya pada hal yang lebih baik. Selain itu, kita bisa mengerti kondisi kita saat itu.

Melalui analisis aura, ada beberapa hal yang dapat kita ketahui dan dapat pula diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu, dalam bidang psikologi dan kesehatan. Untuk rekrutmen pegawai, dapat dilihat kecocokan petsonalitas dengan bidang pekerjaannya. Sedangkan untuk deteksi kesehatan, analisis aura akan memberikan gambaran kesehatan yang lebih mendalam dari kondisi pasien. Khusus bagi orang-orang yang mendalami olah napas atau tenaga dalam, mereka dapat mengetahui sejauh mana keaktivan 7 pusat energi di badannya, sedangkan bagi orang-orang yang menekuni olah spiritual (meditasi, wirid, dan sejenisnya) dapat diketahui tekhnik mana yang benar dan berhasil sesuai apa yang dikehendakinya.

Sepertinya yang kita ketahui, aura dalam tubuh manusia dapat bermanfaat sebagai pendeteksi awal atas suatu kondisi tertentu di sekitar kita, dimana semakin tebal aura kita maka akan semakin baik pula kemampuan kita dalam mendeteksi suatu kondisi yang jauh dari kita.

Dengan kita bisa melihat bentuk aura inti seseorang, kita akan mampu menentukan kesehatan tubuh yang bersangkutan, dimana mereka yang menderita sakit akibat gangguan fisik akan tampak cekung pada aura inti dibagian tubuh yang sakit, sedangkan mereka yang menderita sakit akibat gangguan psyhis pada sekitar cakra mahkota dan bagian tubuh yang sakit akan tampak cembung.

karakter seseorang dapat dilihat dari warna aura eterik yang melapisi tubuhnya, dimana warna aura ada yang bersifat tetap (warna dasar) yang melambangkan sifat dasar manusia tersebut, sedangkan afa pula warna sementara (tidak permanent), yang hanya keluar karena pengaruh pikiran seseorang pada saat itu.

Warna dasar aura (eterik) seseorang pada dasarnya cenderung berubah ke warna putih sejalan dengan kematangan hidup serta meningkatnya kesadaran akan segala sesuatu yang berhubungan dengan Tuhan.

Aura berfungsi pula sebagai media penghantar apabila kita melakukan pengobatan dari jarak jauh atau dalam kegiatan telepati dan hipnotis yang lita lakukan, dimana sesuai dengan sifatnya, aura dapat menembus apa saja dapat dihambat oleh apapun.

Keajaiban Aura Positif
Energi atau aura positif dalam diri kita mengandung keajaiban-keajaiban positif yang kita sangka. Kita benar-benar tidak dapat mengetahui keuntungan apa saja yang akan kita dapatkan nantinya.
Sekali lagi, sadarilah bahwa energi dalam diri kita sungguh sangat luar biasa, jika kita dapat menjaga dan mengelola energi dalam diri, terdapat efek dahsyat otomatis yang dapat kita rasakan nantinya, diantaranya adalah :

  1. Kita akan mendapatkan kesuksesan yang luar biasa secara tak terduga.
  2. Kita akan menemukan kesuksesan kita dari sisi profesi/bidang usaha yang sangat kita nikmati.
  3. Terhindar dari kerugian, musibah, bencana dan lain-lain atas izin Allah.
  4. Kita akan sembuh dari sakit kronis/parah dengan tidak kita sadari.
  5. Seseorang bisa menyembuhkan orang lain dengan Tenaga Prana. 



Tuesday, August 28, 2018

APAKAH AURAMU KEEMASAN PUTIH ABU-ABU COKELAT ATAU HITAM

Aura Keemasan, putih, abu-abu, coklat dan hitam

Keemasan
Aura dengan warna keemasan mencerminkan suatu energi kebaktian yang tinggi serta keselarasan, energi rohani yang dinamis dan juga menandakan perasaan bahwa orang tersebut telah sampai pada kemampuannya sendiri. Selain itu, warna keemasan juga menggambarkan suatu penyegaran kembali. Aura dengan warna ini juga memiliki semangat yang kuat serta mempunyai inspirasi yang hebat. Warna ini dominasi pada sifat-sifat yang baik. Walau saat warna ini terlihat tampak lebih keruh, namun dirinya mencerminkan masih dalam proses menemukan inspirasi yang lebih luhur. Warna ini mencerminkan proses alkemis yang masih berlangsung; yaitu mereka masih berusaha mengubah hidupnya menjadi seperti emas; indah dilihat dan mempunyai makna.

Putih
Warna putih; melambangkan kesucian. Warna putih pada aura yang tampak seringkali terlihat sebagai nuansa-nuansa yang transparan. Maka dari itu perlu ketelitian mengenai warna putih yang tampak pada pancaran aura tubuh manusia apakah warna putih tersebut merupakan energi yang sesungguhnya atau hanya sekedar persepsi buruk terhadap warna aura yang ada. Jika memang warna putih tersebut terlihat menonjol sebagai warna aura, hal ini menunjukkan suatu kemurnian serta kebenaran. Warna putih identik dengan kesucian, jadi warna putih mencerminkan bahwa energi pribadi seseorang sedang menyucikan, membersihkan, atau memurnikan dirinya sendiri. Selain itu, warna putih juga memberikan gambaran bahwa bangkitnya kreativitas seseorang menjadi lebih besar.

Seseorang dengan aura warna dasar putih pada umumnya memiliki Karakteristik; transformasi, transeden, spiritual, penyembuh, ketenangan, pencerahan, sensitif, hidup di dimensi yang lebih tinggi, relasi dengan Tuhan yang dominan. Namun jika warna putih pada aura tampak terlihat berlebihan warnanya (mengelilingi seluruh tubuh seseorang), bisa juga menunjukkan hilangnya suatu kemauan, sudah tidak lagi hasrat untuk meneruskan kehidupan, terlihat amat lesu, serta ketahanan diri hilang.

Abu-abu
Aura dengan warna abu-abu dapat mengindikasikan suatu gerak ke arah peningkatan kemampuan bawaan. Warna abu-abu adalah warna inisiasi. Jika nuansa abu-abu pada aura ini lebih condong ke arah keperak-perakan, hal ini tersebut menggambarkan bahwa bangkitnya energi-energi kewanitaan. Aura dengan warna ini mempunyai energi dan kamampuan yang bersifat menerangkan khayalan dan intuisi.

Namun jika nuansa warna yang keluar dari aura seseorang warna abu-abunya terlihat lebih gelap atau keruh, hal tersebut mencerminkan adanya ketidakseimbangan fisik orang tersebut. Selain itu, warna-warna tersebut juga dapat menunjukkan bahwa orang tersebut tidak akan membiarkan pekerjaan yang sedang ia kerjakan menjadi terbengkalai. Apabila warna abu-abu pada aura seseorang tampak lebih banyak, dapat menunjukkan seseorang yang suka sembunyi-sembunyi.

Coklat 
Warna coklat seringkali diartikan banyak orang bahwa warna ini menunjukkan kurangnya suatu energi di dalam tubuh dan juga terjadi suatu ketidakseimbangan di dalam tubuhnya, adanya ketidak mapanan, kondisi bingung, materialistis, serta menolak spiritualitas. Namun hal tersebut tidak selalu benar. Warna ini seperti halnya warna bumi. Warna ini sering muncul dalam medan aura seseorang. Jika pada aura seseorang tampak warna seseorang. Jika pada aura seseorang tampak warna coklat, terutama pada bagian di atas kepala serta bagian sekitar kaki, hal tersebut dapat mencerminkan adanya pertumbuhan baru pada orang tersebut. Warna ini menunjukkan tumbuhnya akar-akar baru serta kemauan untuk berprestasi. Warna coklat adalah warna yang dapat mencerminkan kerajinan serta keteraturan.

Jika aura dengan warna coklat terpencar melintasi wajah atau menyentuh kepala seseorang, hal tersebut dapat mencerminkan kurangnya suatu kebijaksanaan atau perlu adanya kebijaksanaan. Namun jika warna tersebut tampak pada wilayah cakra, maka hal tersebut bisa diartikan bahwa pusat-pusat wilayah tersebut perlu dibersihkan. Warna ini akan muncul jika terjadi masalah-masalah mengenai kurangnya suatu energi dalam diri orang tersebut. Sering kali warna merah sulit ditafsirkan, karena warna itu mudah mencerminkan wilayah-wilayah yang bermasalah di dalam tubuh, tetapi kita perlu berhati-hati agar tidak cepat mengambil sebuah kesimpulan saat kita melihatnya. Cara yang terbaik dalam mengambil kesimpulan tersebut adalah dengan melihat umpan balik dari orang lain.

Hitam 
Ada juga pendapat yang mengatakan bahwa warna hitam yang muncul pada aura merupakan indikasi dari kematian atau suatu penyakit yang mengerikan. Namun, pendapat tersebut bagi Ted Andrew (Pakar dan guru dalam bidang metafisika dan kerohanian) tidak benar. Dirinya tidak menemukan hal semacam itu. Dia mengatakan bahwa aura warna hitam yang terlihat dalam aura adalah salah satu warna yang paling membingungkan dalam spektrum aura.

Warna hitam merupakan warna perlindungan. Warna ini dapat bersifat melindungi seseorang dari energi-energi dari luar yang dapat mempengaruhi aura kita. Jika warna hitam tampak dalam aura kuta, hal tersebut dapat menandakan bahwa orang tersebut sedang melindungi dirinya sendiri. Selain itu, warna hitam pada aura juga dapat mencerminkan bahwa akan muncul pengertian baru tentang beban-beban dan pengorbanan-pengorbanan.

Jika warna hitam tampak pada aura kita, hal tersebut dapat juga memperlihatkan adanya ketidakseimbangan dalam diri kita. Sering kali ketidakseimbangan fisik muncul sebagai wilayah gelap atau hitam di aura sekitar tubuh jasmani kita. Wilayah tersebut memberikan isyarat-isyarat tentang hal ini. Di wilayah-wilayah pinggiran aura itu, warna hitam dapat menunjukkan lubang-lubang dalam medan aura.



Saturday, August 25, 2018

MENGENAL WARNA-WARNA AURA DAN MAKNANYA

Warna-warna Aura

Merah
Merah; seperti api yang panas, energi yang sangat kuat serta mempunyai daya kreatif ptimer. Menunjukkan kehendak, pikiran dan nafsu yang kuat. Sifat umum dari warna merah energik, kompetitif, pemimpin, pemenang, keberanian. Aura yang warna merah cenderung berjiwa wiraswasta, suka menggugah bakat serta kemampuan yang tersembunyi. Bergerak dalam bidang marketing. Namun perlu kita tahu, jika warna merah yang berlebihan atau terlalu banyak warna merah keruh; hal tersebut menandakan terjadi ketidakseimbangan dalam tubuh, sering kecapekan, tiada daya dan tenaga, tubuh lemah, bahkan kesakitan. Hal ini terkait erat dengan fizikal. Warna merah yang berlebihan juga menandakan ketakutan yang luar biasa, perasaan tidak tenang, panik, yang lebih dikhawatirkan adalah terdapat tanda-tanda masalah darah tinggi, syaraf dan penyakit lainnya yang bersumber dari ketegangan.

Orange
Orange; warna kehangatan, kreativitas dan emosi. Warna orange dapat juga mencerminkan terbukanya kesadaran baru, terutama pada bidang perbintangan dalam hidup. Seseorang yang memiliki aura dengan warna orange, pada umumnya memiliki kKarakteristik orang yang produktif, berpikir positif, menyukai petualangan, kratif dan ekspresif, menyukai tantangan, selalu bergembira, orientasinya pada bisnis.

Jika warna orange berlebihan, hal tersebut dapat mencerminkmencerminkan kesombongan dan suka pamer. Terlalu cepat menyesali perbuatan yang telah dilakukan. Pikirannya tidak menentu, gampang berubah-ubah.

Kuning
Warna aura yang paling mudah dilihat adalah warna kuning, warna ini mencerminkan kegiatan mental dan cahaya matahari baru. Jika di bagian ujung rambut terlihat warna kuning pucat, hal tersebut menunjukkan optimisme. Karakteristik dari aura yang berwarna kuning pada umumnya adalah suka belajar, murah hati, dan cerdas. Namun jika warna kuning tersebut berubah menjadi keruh, bisa jadi disebabkan penyalahan kecerdasan yang dimilikinya untuk menipu. Sifat umum dari warna kuning ini suka bermain dan melucu, cerah, aktif, secara fisik, bersahabat, percaya, kekanak-kanakan, riang, bebas, tidak suka terikat, melepaskan atau membebaskan kekuatan vital, orang yang auranya bersinar kuning adalah orang yang penuh kegembiraan batin, sangat murah hati dan tidak terikat pada apapun. Perkembangan spiritualnya cukup tinggi, tanda dari seorang guru spiritual. Jangan menerima ajaran dari siapapun yang tidak mempunyai aura seperti ini, saat ini sangat jarang ditemukan orang yang mempunyai aura yang lebih besar dari 3 cm.

Hijau
Warna hijau melambangkan tumbuhan, selalu dalam ketenangan, peka terhadap sesuatu, mempunyai rasa belas kasihan yang tinggi. Selain itu, warna hijau menandakan seseorang yang handal, memiliki pikiran yang terbuka serta dapat dipercaya. Karakteristik yang dimiliki dari warna hijau ini pada umumnya adalah social yang tinggi, dekat dengan alam, menyukai hewan piaraan, harmonis, senanf berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain, pada umumnya, orang-orang dengan aura hijau (dominan) adalah orang-orang yang bergerak di bidang pelayanan.

Sifat umum aura hijau; santai, mengubah energi, berkemampuan menyembuhkan secara alami, semua penyembuhan alami seharusnya mempunyai aura seperti ini. Orang dengan warna hijau menonjol adalah adalah penyembuh alami, semakin kuat aura hijaunya, semakin baik kekuatan penyembuhannya, mereka juga senang bertaman dan biasanya mempunyai tangan yang "panas", ditangannya segala sesuatu jadi tumbuh, selalu berada pada saat sekarang. Seseorang dengan aura hijau yang menonjol selalu dalam kedamaian dan tenang, pikiran berwarna hijau menandakan keadaan yang tenang dan menyembuhkan.

Nuansa warna hijau yang terlalu keruh bisa menandakan ketidakpastian dan kesengsaraan. Warna hijau yang terlalu keruh juga mencerminkan sifat iri hati, menunjukkan keragu-raguan, dan gampang curiga.

Biru
Seperti warna kuning, warna biru adalah warna yang mudah terlihat dalam aura, warna ini menunjukkan ketenangan dan keteduhan. Mencerminkan sebuah kebaktian, kesungguhan serta kebenaran. Seseorang dengan aura dasar warna biru ini pada umumnya memiliki Karakteristik : sensitif, penolong, penuh kasih sayang dan perhatian, loyalitas tinggi, penuh kedamaian, keinginan untuk membantu oralain, orang yang senang memberikan pelayanan dan perhatian pada orang lain, penampilan yang seimbang, mendukung kehidupan, sistem syaraf yang tenang, memancarkan kekuatan dan energi, orang dengan aura yang mempunyai warna biru yang menonjol selalu tenang, seimbang dan merasa siap bertahan hidup di gua, meteka dilahirkan dengan semangat hidup yang tinggi, pikiran warna biru adalah pikiran mengenai menenangkan sistem syaraf untuk mencapai keseimbangan daya pikir atau pikiran mengenai bertahan hidup.

Violet dan Ungu
Warna ungu (violet) berkesan pada suatu perubahan dan kehangatan. Violet betkaitan erat antara hati dengan pikiran, jasmani dengan rohani, keduanya bercampur menjadi satu, menunjukkan keseimbangan. Pada umumnya seseorang yang mempunyai warna dasar ungu ini sifatnya; spiritualis, pengendali, penuh motivasi, berdedikasi, bertanggung jawab, mempunyai kharismatik kuat. Selain itu orang dengan aura dasar warna ungu ini memiliki Karakteristik umum, yaitu intuitif, artistik, idealistik, magis, sensual, theorist, futuristik, memiliki visi ke depan, tidak kompromis, penuh kemungkinan dan penemu yang inovatif.

Merah Jambu
Merah jambu atau pink; melambangkan suatu kasih sayang, cinta dan kemurnian. Jika dilihat dalam aura, warna merah jambu ini mencerminkan sifat seseorang yang tenang dan sopan, suka sesuatu yang berhubungan dengan kesenian dan keindahan. Karakteristik umum yang dimiliki warna biru ini orangnya penuh imajinasi, mistikal, penuh fantasi, pemimpi, artistik, lembut, kreatif, mudah terluka perasaannya, sensitif, sering mengawang-awang (mengkhayal), tidak realistis dan eterik.

Selain itu, seseorang dengan aura berwarna merah jambu menandakan bahwa seseorang tersebut telah mencapai suatu keseimbangan yang sempurna antara kesadaran spiritualis dan kenyataan materi.

Sunday, August 19, 2018

BAGAIMANA MENGENAL AURA PADA DIRI KITA

Aura Manusia

Ciri-ciri Aura
  1. Aura mempunyai frekwensi khas tersendiri, setiap aura memiliki ke-khas-an sendiri-sendiri, tidak ada yang sama persis antara medan energi dengan yang lain. Medan cahaya, bunyi, dan elektromagnetik yang dihasilkan aura dalam tubuh manusia kekuatan intensitasnya berbeda-beda. Masing-masing individu mempunyai frekuensi khasnya sendiri. Apabila frekuensi aura kita berdekatan dengan orang lain, memungkinkan terjadi kesesuaian alami. Hubungan kita terasa cocok dengan orang tersebut. Hal tersebut ada yang mengatakan bahwa sudah ada tanda hubungan kehidupan sebelumnya. Bias juga hal tersebut benar, tapi lebih sering mencerminkan kesamaan pola aura yang menunjukkan kedekatan frekuensi pada tingkat jasmaniah, emosional, mental dan spiritual yang tidak berkaitan dengan kehidupan sebelumnya. Kita bisa belajar menyesuaikan serta mengubah frekuensi aura kita dengan latihan. Dengan hal tersebut kita bisa mencocokkan dan bergaul dengan lebih mudah dan lebih harmonis dengan orang lain. Kita bisa belajar mengendalikannya secara sadar, sehingga kita mampu bergaul dengan medan energi lain yang sama kuatnya atau sama lembutnya saat diperlukan.
  2. Aura selalu berinteraksi dengan medan energi orang lain, Setiap kita berinteraksi dengan orang lain, maka medan energi kita saling bertukar satu sama lain. Terjadi penyerapan atau memberi energi kepada mereka. Semakin banyak kita berinteraksi dengan orang, maka semakin besar tingkat pertukaran energi yang terjadi. Pertukaran energi tak selamanya baik, bisa juga terjadi pertukaran energi tidak sehat, yang akibatnya kita merasa tidak nyaman saat berhubungan dengan mereka. Mungkin saja kita merasa lelah jika berbicara dengan mereka. Seimbangan energi aura kita dengan latihan-latihan, sehingga kita bisa merasa selalu cerah serta tercegah dari interaksi yang kurang sehat seperti tadi.  
  3. Aura manusia juga berinteraksi dengan medan energi makhluk lainnya, Tidak hanya manusia saja yang mempunyai medan energi, tumbuhan, hewan, serta benda-benda mati lainnya seperti batu dan sebagainya, mereka juga memiliki medan energi. Interaksi antar manusia dengan makhluk yang lainnya pun bisa terjalin antara keduanya. 
  4. Semakin lama dan semakin dekat berinyeraksi, semakin besar pertukaran energi yang terjadi. Yang dimaksudkan di sini adalah seringnya, atau bahkan sudah menjadi kebiasaan dari kita berinteraksi dwngan benda disekitar kita. Seperti tidak bisa terpisahkan. Contohnya terkadang kita tidak bisa tidur apabila tidak tidur di ranjang milik kita sendiri, yang biasa kita tiduri. Hal tersebut karena kedekatan kita, seringkali berinteraksi. Maka semakin besar pula pertukaran energi yang terjadi, sehingga terjadi kecocokan atau saling mengharmonikan dengan energi kita. 
  5. Aura dan perubahannya menunjukkan kondisi fisik, emosi, dan mental seseorang. Apabila medan energi yang kita miliki terlalu lemah, kita akan lebih mudah dipengaruhi oleh kekuatan dari luar. Baik secara fisik, emosional atau bahkan spiritual. Aura yang kuat bisa menolak atau menghentikan pengaruh dari luar, sehingga kita bisa mencegah terjadinya ketidakseimbangan dalam diri kita yang berakibat tidak menguntungkan bagi kita. Setiap kita memiliki emosional yang kuat, saat itu pula terjadi perubahan yang setara dalam aura kita. Hal ini dapat mempengaruhi warna, bentuk atau salah satu aspek yang terkandung dalam aura. Pernyataan tersebut juga berlaku bagi tanggapan mental dan rohaniah kita. 
Macam-macam Aura
  1. Aura dalam, Aura dalam ini sangat penting untuk kita ketahui bilamana kita mau memanfaatkan medan energi untuk tekhnik kesembuhan pada tubuh kita. Letak aura ini berada paling dalam dibandingkan letak aura yang lainnya (di luar tubuh fisik). Ketebalan aura berlapis-lapis. Di luar tubuh kita terdapat warna-warni aura, warna-warni aura ini mudah dikenali karena bentuk sinarnya mengikuti postur tubuh kita dengan ketebalan sinar yang paling terang sekitar 1-3 centimeter, dan pancaran sinarnya yang dirasakan saat penelusuran pada kebanyakan orang antara 20-50 centimeter.
  2. Aura luar, Pada tubuh seseorang juga terdapat aura luar, yang mana kondisi aura ini terletak jauh di luar tubuh seseorang kuang lebih 2 meter. Bentuk aura luar ini mirip sangkar ayam atau telur ayam yang terbalik, dengan sinar yang sangat tipis. Aura ini adalah pintu gerbang sekaligus tameng bagi tubuh fisik kita. Secara umum aura ini lebih banyak bersifat kepribadian yang lebih halus. Misalnya aura yang terdapat pada seseorang yang mempunyai pengaruh besar dalam pergaulannya sehari-hari atau para pejabat yang berpengaruh besar, mereka semua memiliku aura luar yang baik ini.
  3. Aura Kesehatan, Setiap orang memiliki aura yang namanya aura kesehatan, dan kesehatan seseorang tersebut juga bisa dipengaruhi/ditentukan oleh aura kesehatannya. Aura kesehatan ini berada di dalam aura luar manusia. Sedangkan warna sinar aura ini bercampur baur karena tergantung kesehatan tiap-tiap organ/cakra di dalam tubuh seseorang tersebut, semuanya mengeluarkan warna sinar yang berbeda-beda melalui pori-pori dan bercampur di daerah aura kesehatan. Bila ada suatu gangguan/penyakit maka aura inilah yang terlebih dahulu mengalami gangguan atau penyakit kemudian baru mengenai tubuh fisik. Jadi sebisa mungkin kita usahakan untuk menjaga organ-organ tubuh kita supaya terhindar dari penyakit.  


Saturday, August 18, 2018

SETIAP ORANG MEMPUNYAI AURA "APA ITU AURA"

Aura Manusia

Apa Itu Aura
Istilah aura dari bahasa Yunani, yang mempunyai arti sebuah energi yang riang gembira. Setiap manusia memiliki medan energi dalam tubuhnya, medan energi tersebut berupa gelombang elektromagnetik, kebanyakan orang menyebut medan energi ini sebagai aura. Dari contoh sederhana kita bisa membuktikan tentang adanya medan energi dalam tubuh manusia serta tubuh makhluk hidup yang lainnya, misalnya saat kita bertatapan dengan seseorang, yang sebelumnya belum pernah saling mengenal antara yang satu dengan lainnya. Namun, dari pertemuan tersebut keduanya sudah dapat merasakan perasaan nyaman atau pum tidak diantara keduanya. Hal ini menggambarkan terjadinya interiksa medan energi (aura) antara kedua orang tersebut.

Medan energi (aura) manusia selalu mengelilingi tubuh manusia kr segala arah. Sifat aura seperti tiga dimensi. Dari segi bentuk, warna, sifat dan yang berhubungan dengan aura antara makhluk yang satu dengan yang lainnya sangat berbeda-beda. Pada seseorang yang tubuhnya sehat, aura dalam tubuh orang tersebut cenderung betbentuk elips atau bulat telur dan mengelilingi tubuhnya. Begitu juga bentuk aura dalam tubuh manusia yang lainnya. Selain itu, Aura juga banyak memiliki sifat seperti berikut; dapat menembus apa saja dan dapat diprogram atau meluncur jauh sesuai batin dan pikiran kura dalam memprogramnya dengan tekhnik konsentrasi khusus. Yang memiliki aura bukan saja manusia tetapi makhluk Tuhan yang lain pun juga memiliki aura seperti pohon, hewan, benda mati alami; kristal, batu-batuan, perunggu, emas dll. 

Kebanyakan orang seringkali mengartikan aura dalam tubuh manusia berupa pancaran cahaya dari dalam tubuh seseorang. Pancaran cahaya tersebut menandakan kondisi fisik, emosi, serta kesehatan orang. Bahkan dari pancaran cahaya tersebut, seseorang bisa mengetahui kondisi orang tersebut bermasalah atau baik-baik saja. Munculnya aura dalam tubuh manusia berasal dari aktifitas listrik yang menjalar di sel-sel syaraf manusia atau makhluk tersebut. Besarnya listrik yang ada dalam syaraf sangatlah kecil. Hanya beberapa electron volt saja. 

Saat kita melihat pancaran aura yang keluar dari tubuh seseorang, pancaran terterbesar atau yang lebih mudah dilihat pastilah di bagian kepala. Hal ini disebabkan karena bagian kepala terdapat otak. Sedangkan pusat syaraf manusia paling banyak terdapat pada bagian otak, bukannya di bagian kaki, perut, atau anggota tubuh yang lainnya. Selain itu, gerakan cahaya aura yang keluar dari dalam tubuh manusia tidak bisa tetap, sering berubah-ubah mengikuti keadaan fisikal, suhu tubuh, psikologi, tenaga serta makanan orang tersebut. Keadaan ini menyebabkan cahaya aura dalam diri seseorang menjadi tidak stabil, sehingga keadaan aura ikut berubah. 

Pancaran aura dari tubuh manusia rata-rata berjarak antara 3-4 meter di sekeliling  tubuhnya. Namun, berdasarkan pengamatan orang yang ahli dalam melihat aura  seseorang. Para guru kuno atau orang suci auranya bisa membentang hingga berjarak beberapa kilo dari tubuhnya. Maka orang-orang seperti mereka mempunyai kharisma tersendiri daripada orang umumnya. Orang pun banyak yang terpikat dengan para guru atau orang suci tersebut. Aura mereka pun lebih mudah dilihat oleh rata-rata orang. 

Walaupun energi aura yang dimiliki para guru kuno tidak dapat diverifikasi dengan mudah, jika kesehatan jasmani kita terjaga dengan baik maka cahaya aura yang terpancar dari tubuh kita tampak semakin menyala dan melebar. Kalau medan aura dalam diri kita semakin hidup, maka akan semakin banyak pula energi yang kita miliki untuk melakukan hal-hal yang perlu kita lakukan dan ingin kita lakukan. Jika aura dalam diri kita sangat kuat, maka kita tidak mudah terpengaruh oleh kekuatan luar. 

Jika pengaruh medan dari luar mudah sekali mempengaruhi kita, sebaiknya kita memperkuat medan aura kita. Karena jika hal ini tidak kita antisipasi. Hal tersebut bisamengakibatkan diri kita mengalami kondisi mudah dimanipulasi dan mudah capek. Jika aura dalam tubuh kita melemah, banyak sekali kerugian yang akan kita rasakan. Seperti perasaan gagal, masalah kesehatan, atau bahkan ketidakberdayaan kita dalam menghadapi situasi kehidupan yang kita jalani. Mengenai bagaimana cara memperkuat serta memperlebar medan aura akan kami bahas pada bab berikutnya. 

Friday, May 4, 2018

TEMPAT KERAMAT DI GUNUNG LAWU


Petilasan Pringgodani Gunung Lawu

Anda sering mendengar pendekar dari Gunung Lawu ?
Pendekar tersebut awalnya melakukan pertapaan di Gunung Lawu. Dengan dibimbing oleh seorang guru dia menuntut ilmu kadigdayan di sana.

Setelah pendekar tersebut selesai melakukan pertapaan kemudian dia turun gunung untuk mengamalkan ilmunya.

Demikian sekelumit cerita di jaman dahulu atau cerita rakyat di mana Gunung Lawu sebagai tempat untuk memenuhi hajat seseorang. Lalu bagaimana dengan jaman now ?

Gunung Lawu mempunyai nama asli Wukir Mahendra. Ada legenda yang menceritakan bahwa Gunung Lawu merupakan kerajaan pertama di pulau Jawa yang dipimpin oleh Raja yang dikirim dari khayangan. Raja itu terpana melihat keindahan alam di seputar Gunung Lawu.

Percaya atau tidak, banyak sekali upacara upacara ritual diadakan di Gunung Lawu dan upacara itu sudah berlangsung sejak jaman Prabu Brawijaya V, Raja Majapahit pada abad ke 15 hingga sekarang. Gunung Lawu masih mempunyai ikatan yang erat dengan Keraton Surakarta dan Keraton Yogyakarta terutama pada bulan Suro, para kerabat keraton sering berziarah ke tempat-tempat keramat di puncak Gunung Lawu.

Perjalanan Supranatural anda menuju ke Gunung Lawu sangat mudah dijangkau karena banyak transportasi umum menuju ke sana. Gunung Lawu berada di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur, terutama jika anda melalui terminal Solo tepatnya pilih jutusan yang menuju Tawangmangu. Anda bisa langsung menuju pintu pendakian melalui Cemoro Sewu. Pemandangan yang indah dan hawa dingin akan menyapa anda, begitu dampai di kaki Gunung Lawu.

Begitu anda naik ke atas, anda akan menemukan padang rumput pegunungan banjaran Festuca Nubigena yang menglilingi sebua danau gunung kawah tua menjelang pos terakhir menuju puncak pada ketinggian 3.200 m dpl. Padang rumput itu sangat indah pada saat musim penghujan, begitu hijau dan subur tetapi biasanya kering di musim penghujan,begitu hijau dan subur tetapi biasanya kering di musim kemarau. Rumput yang tumbuh di dasar telaga ini berwarna kuning segingga airnya kelihatan kuning maka telaga ini disebut sebagai telaga Kuning. Keyakinan yang muncul, jika berani berendam di telaga ini maka segala keinginannya akan tetpenuhi tetapi jangan coba-coba berendam karena airnya sangat dingin.

Telaga kuning diapit oleh puncak Hargo Dumilah dengan puncak lainnya. Juga terdapat sebuah mata air yang disebut  Sendang Drajat, sumber air ini berupa sumur dengan garis tengah 2 meter dan memiliki kedalaman 2 meter. Konon, air di sumur ini tidak akan pernah habis walaupun dipergunakan secara terus-menerus. Orang banyak meyakini akan memberikan keajaiban jika meminumnya maka tidak heran di sekitar sumur terdapat bilik-bilik untuk mandi. Biasanya mereka mengguyur badannya dengan air sumur tersebut dalam hitungan ganjil.

Selain itu, terdapat gua bernama sumur jolotundo, tetapi untuk menuju ke sana sangat sulit karema kira harus turun ke bawah kurang lebih 5 meter dan sangat curam. Di situlah terdapat lubang berdiameter 3 meter, dengan pintu masuk setinggu 90 cm. Gua ini dangat dikeramatkan oleh penduduk sekitar, karena mereka percaya di sinilah tempat bertapanya para guru atau untuk memberikan wejangan kepada muridnya.

Rasa haus akan pengalaman spiritual akan semakin terobati saat anda sampai pada sebuah bangunan di sekitar puncah Hargo Dumilah yang disebut Hargo Dalem.  Di sinilah banyak peziarah melakukan meditasi karena tempat ini diyaqini sebagai tempat petilasan Eyang Sunan Lawu atau Prabu Brawijaya. Hargo Dalem sebagai tempat menghilangnya sang prabu Brawijaya. Konon para peziarah yang ingin berjumpa dengan Eyang Sunan Lawu disarankan melakukan ritual di tempat ini sebanyak tujuh kali, tetapi ada juga yang belum sampai tujuh kali mengaku sudah bertemu dengan Eyang Sunan Lawu. Anda tidak perlu khawatir, karena di sekitar Hargo Dalem ini banyak terdapat bangunan yang dapat digunakan untuk berlindung dari hujan dan angin.
Keunilan Gunung Lawu walaupun pada ketinggian 3.265 mdpl, masih terdapat warung makanan dan minuman sekedarnya yang sangat membantu peziarah yang krlelahan, lapar, dan kedinginan.

Ada lagi pasar Diyeng atau Pasar Setan, yang ditandai dengan prasasti batu yang berblok-blok, jika dilihat dengan mata batin di tempat ini terdapat pasar gaib. Percayalah !

Thursday, May 3, 2018

APAKAH HANTU ITU?



Kita sering mendengar "anak kecil takut sama hantu". Tapi bukan itu saja, orang dewasapun banyak yang takut sama hantu, mengapa ?

Rata-rata hantu yang sering didengungkan itu menakutkan karena mereka pada umumnya menampakkan diri dalam bentuk atau wujud yang menyeramkan. Bagaimana tidak takut, mereka muncul di tempat yang sepi lagi gelap dan dengan rupa yang tidak lazim.

Tapi ngomong-ngomong apa sih yang dimaksud dengan hantu ? dan apa yang menyebabkan hantu bisa memperlihatkan atau menampakkan diri ?

Hantu adalah makhluk tanpa fisik, biasanya disebut makhluk halus atau setan, yang dapat dilihat oleh orang-orang peka terhadap kondisi tertentu.

Teori modern dan pendapat mengenai pertanyaan ini, telah banyak berubah dalam waktu tiga puluh atau empat puluh tahun terakhir ini. Bila seorang ilmuwan biasa ditanya mengenai persoalan tersebut di waktu lalu, ia mungkin akan menjawab bahwa hantu merupakan halusinasi oleh batin atau pikiran yang sakit, bahwa hantu yang tidak ada dalam kenyataan di luar khayalan orang yang melihatnya. Tapi pendapat itu telah banyak berubah di tahun-tahun belakangan ini, dan orang sekarang mengakui bahwa "hantu" itu jauh lebih rumit dari pendapat di atas.

Pertama ketika Society for psichical Research mulai penelitiannya di tahun 1882, ditemukan bahwa sebagian besar kasus hantu terjadi pada sekitar waktu kematian manusia. Ada yang terjadi sebelumnya, ada yang terjadi sesudahnya, tapi kebanyakan terjadi sekitar waktu itu. Selanjutnya, orang-orang melihat hantu bukanlah orang yang sakit atau orang yang suka berkhayal. Dan mungkin tidak pernah mengalami hal seperti ini sebelum atau sesudahnya.

Tentu saja timbul pertanyaan "apa sebabnya ada hubungan ini ? Hubungan apakah yang mempertalikan orang yang meninggal dengan hanya yang tampak ?" Mungkin ada benarnya, seperti yang dikatakan orang, bahwa hubungan itu disebabkan oleh kebetulan bahwa sebenarnya tidak ada hubungan sama sekali. Namun, hal ini dibantu oleh laporan Society For Psychial Research yang merupakan hasil dari karya bertahun-tahun.

Penelitian tersebut berhasil mendapatkan jawaban dari sekitar 30.000 orang, dan setelah dihitung persentase kemungkinan kejadian secara kebetulan, telah ditemukan bahwa jumlah "kejadian kebetulan" itu ratusan kali lebih banyak daripada yang dapat ditimbulkan oleh faktor kebetulan.

Dari jaman ke jaman pengetahuan mengenai hantu semakin berkembang. Hantu semakin bisa dideteksi dengan peralatan yang modern. Berbagai teori fisika mampu menjelaskan tentang keberadaan mereka. Lalu apakah hantu itu sendiri mengikuti perkembangan jaman now seperti kita ?

Orang eropa menyebut hantu dengan sebutan makhluk astral (tak kasat mata). Orang muslim menyebut hantu dengan sebutan jin. Lalu apakah ada perbedaan dari keduanya ? Tidak. Keduanya banyak memiliki kesamaan tentang materi hantu. Mereka mengakui bahwa hantu adalah makhluk dari sekumpulan energi yang mampu dirasakan dan dideteksi.

Kalau ada orang awam mampu melihat hantu, itu mungkin hanya kebetulan yaitu adanya persamaan frekwensi entah orang itu sedang melamun atau sedang setengah tidur / mengantuk berat sehingga tanpa disadari hantu itu bisa terlihat.

Di dalam akhidah islam istilah ghaib mencakup banyak hal. Seperti kematian, rezeki, jodoh, hari kiamat, surga dll. Beriman kepada hal ghaib adalah salah satu ciri muslim yang bertakwa. Seperti di dalamnya makhluk ghaib yaitu jin dan malaikat. Di dalam keyakinan islam dinyatakan bahwa makhluk seperti jin dan malaikat sudah diciptakan sebelum dunia/bumi. Akan tetapi karena sifatnya yang merusak, sebagian besar golongan jin dan iblis itu dimusnahkan oleh malaikat. Kemudian Allah menciptakan manusia untuk menjadi khalifah. Pada saat penciptaan manusia jin dan iblis meminta kepada Allah untuk bisa menggoda manusia sampai hari kiamat tiba.

Di sinilah peran penting makhluk astral/makhluk ghaib dalam menggoda manusia yaitu berupa penampakan dengan wujud yang tidak lazim atau menakutkan. Oleh karena itu banyak orang yang menyebut makhluk astral adalah hantu.

Karakteristik makhluk ghaib adalah :
1. Malaikat diciptakan sebelum jin dan jin diciptakan sebelum manusia.
2. Malaikat diciptakan dari cahaya dan jin diciptakan dari api.
3. Malaikat, jin dan manusia sama-sama makhluk berakal yang memiliki tingkatan, kedudukan ilmu amalan yang berbeda-beda.
4. Malaikat tidak memiliki syahwat dan tidak berjenis kelamin sedangkan jin dan manusia memiliki syahwat dan kelamin.
5. Malaikat memiliki kekuatan yang jauh di atas jin dan jin memiliki kekuatan yang jauh dari manusia.
6. Malaikat lebih utama dari sisi penciptaan, bentuk, perbuatan maupun keadaan.
7. Populasi malaikat jauh lebih bantak dari jin.
8. Malaikat diciptakan dengan tabiat yang selalu taat. sedang jin diciptakan ada yang taat dan ada yang membangkang.

Wednesday, May 2, 2018

MELATIH MATA BATIN INDRA KE ENAM

MELATIH MATA BATIN INDRA KE ENAM I. LATIHAN PENGEMBANGAN

1.Duduklah santai di kursi, dalam kamar yang dibuat setengah gelap. Buatlah secara mental (yaitu bayangkannlah) di depan anda sebuah terowongan atau pipa. Arahkan pipa ini di rumah teman  anda, dan lihatlah melalui pipa itu. Pergilah secara mental ke dalam kamar dan lihat, apakah terdapat seorang di situ (bila demikian, siapa dia dan bagaimana rupanya). Catatlah apa yang anda lihat supaya anda dapat mencocokkan di hari esoknya, seberapa jauh kebenaran pandangan anda.


2. Buatlah sebuah pipa seperti di atas. Di ujung pipanya yang anda bayangkan sepanjang 100 meter, upayakan melihat muka teman anda. Berupayalah mengenali ciri-ciri raut mukanya, membuatnya muka itu makin dekat. Setelah melakukan ini, secara sedikit demi sedikit tariklah gambar teman anda itu ke arah anda, dengan menggunakan daya kemauan; sampai hanya sejauh dua kaki dari anda. Raut muka itu sekarang harus terlihat jelas dan tiap ciri dapat dibedakan. Bila anda mampu membayangkan raut mukanya begitu jelasnya, seakan-akan anda melihatnya benar-benar di depan anda, maka kemampuan anda berkembang.

Sekarang anda boleh melakukan percobaan mempengaruhi orang itu dari jarak jauh. Sambil melihat raut mukanya seperti diterangkan di atas. Gunakan kemampuan anda supaya ia melakukan sesuatu, supaya mengingat anda pada waktu tertentu, atau supaya melihat muka anda di depannya. Bila anda melalukan dengan tekun, akhirnya anda akan berhasil mempengaruhi orang lain dengan pasti.

Keberhasilan anda, dalam hal ini sangat tergantung dari kemampuan untuk mempertahankan gambaran anda itu sejelas mungkin di depan mata, dan berkonsentrasi atas gambaran itu. Bila tidak demikian, maka upaya anda akan gagal, karena ada banyak aliran astral berloncatan kian kemari dan cinderung menghancurkan gambaran astral anda. Dalam melakukan eksperimen ini, hendaknya anda tidak lupa selalu mempertahankan kesadaran anda supaya tetap terpusatkan dalam badan anda, dan tidak membiarkannya pergi bersama pikiran anda, hanya kemauan anda saja yang  pergi keluar; anda harus menahan kesadaran tetap berada dalam badan. Bila tidak demikian, maka eksperimen itu akan gagal. Titik tolak anda, "pusat fokus" anda harus tetap dijaga.

Dalam mengembangkan pandangan terang, haruslah anda ingat bahwa kepercayaan dan keyakinan cinderung membuka daya terpendam anda, sedangkan ketidakpercayaan mempunyai efek berlawanan. Ini berlaku bagi semua pengembangan kebatinan.

II. LATIHAN PENGEMBANGAN KEPEKAAN

Kemampuan Kepekaan rasa atau mata batin ada yang sudah dibawa dari sejak lahir (bakat/indigo) ataupun bisa dengan dilatih. Asalkan kita mau berlatih dengan rajin dan bersungguh-sungguh kemungkinan besar latihan kita akan cepat membuahkan hasil. Tapi kalau kita bermalas-malasan disertai rasa sombong, maka jangan harap kepekaan rasa anda akan terasah dengan baik.

Berikut latihan-latihan pengembangan kepekaan yang harus anda lakukan :

1. Peliharalah kepekaan ujung jari anda. Caranya dengan menggunakan gelas berisi air bersuhu sama dengan badan kita. Tutuplah mata dan tempatkan ujung jari anda sedikit di atas permukaan air. Tanpa melihat, turunkan jari anda sedikit demi sedikit di atas permukaan air. Upayakan supaya anda dapat mengatakan pada saat jari anda menyentuh air  itu. Anda terkejut bila menyadari bahwa pada mulanya anda tidak dapat mengatakannya dengan tepat, ketika jari itu menyentuh air.

2. Latihan lainnya adalah dengan menggunakan jangka, membuka jangka kira-kira selebar seperempat inci. Sentuhlah ujung jari dengan kedua ujung jangka yang rucing ketika mata tertutup. Bila anda dapat mengatakan seberapa jauh kedua ujung jangka itu tanpa melihatnya, maka kepekaan jari anda mulai terkembangkan.

3. Belajarlah bertindak pada kesan pertama. jangan ragu atau takut menyatakan apa yang anda rasakan dan menyatakan kesan yang datang pada anda, Betapa pun anehnya kelihatannya. Ada pepatah berguna yang dapat menolong anda dalam bidang ini. Pepatah itu adalah, "Pikirkan pertama adalah roh, sedangkan pikiran kedua adalah milik anda". Maka itu, belajarlah bertindak atas dasar kesan pertama di hadapan anda.

4. Perhatikan sensasi serta emosi anda sedapat-dapatnya, setelah kesan pertama anda terima, dan lihatlah apa yang anda rasakan atau anda alami dalam diri sendiri. kemudian nyatakanlah ini dengan kata menurut kemampuan anda, misalnya anda melakukan psikometri dengan memegang sebuah arloji. Pada saat itu anda merasa sangat murung dan merasakan sakit di tenggorokan. Ini dapat berarti, bahwa bekas pemilik arloji telah menggantung diri dalam suatu serangan kemurungan atas dirinya.dengan cara ini, emosi yang anda rasakan cocok sepenuhnya dengan emosi yang dipancarkan barang itu.

Cara mengawetkan pengaruh benda atau tidak terhapus atau menjadi kurang kuat ialah hendaknya barang-barang itu disimpan baik dan bungkus dengan plastik tipis. Dengan cara demikian maka pengaruh dari pemilik barang itu terawetkan, sehingga sewaktu-waktu dapat dipergunakan untuk berhubungan dengan roh dari bekas pemilik barang itu. 

PETILASAN SUNAN KALIJAGA SENDANG KASIHAN

Penampakan Sendang Kasihan

Siapa yang tidak kenal sunan Kalijaga. Konon beliau mempunyai kesaktian karena ritual-ritualnya. Ritual yang paling terkenal adalah ritual bertapa di dalam sungai, oleh karena itu beliau dijuluki Sunan Kalijaga, dari bahasa Jawa yaitu "Kali" yang artinya Sungai dan "Jaga" yang artinya menjaga.

Untuk petilasannya, Sunan Kalijaga sendiri ada di daerah Dusun Kasihan kelurahan Taman Tirto Kecamatan Kasihan di daerah Yogyakarta Propinsi Jawa Tengah. Untuk mencapai lokasi, anda harus menempuh jarak 1,5 km dari pabrik gula Madukismo. Jalan di sana sudah dibenahi oleh pemerintah Yogyakarta sehingga sangat nyaman untuk anda yang suka menggunakan mobil pribadi maupun secara robongan menggunakan bis Pariwisata. arahkan kendaraan anda dari perempatan Kasihan (ring road selatan) lurus ke selatan kurang lebih 1 kilometeran.

Konon, sendang Kasihan ini memiliki keistimewaan karena airnya tidak pernah kering dengan mata air yang begitu bening. Anda bisa mencoba mengamati sendang ini dari timur maka akan tampak gambaran keseluruhan seperti pohon beringin. Akan tetapi jika anda mencoba mengamati dari arah barat maka akan tampak gambaran seperti candi berbentuk kendi. Ada sebuah kisah munculnya mata air ini karena tuah tongkat milik Sunan Kalijaga saat ia dalam pengembaraan tiba di daerah Kasihan.

Saat itu, Sunan Kalijaga membutuhkan air yang bersih, ia pun menancapkan tongkatnya ke atas tanah. Ternyata setelah tongkat itu dicabut, keluarlah sumber mata air yang jernih di dalam sebuah tempat yang agak cekung dan kemudian terkenal denfan nama Sendang Kasihan.

Menurut masyarakat setempat, Sendang Kasihan ini ada kaitan erat dengan cerita Roro Pembayun (putra Panembahan Senopati), sebelum masuk ke wilayah Mangir. Mereka bersama pengiringnya mandi dan mencuci muka di sendang itu. Ternyata konon setelah mabdi di sendang ini memberi dampak bagi kecantikan Roro Pambayun. Airnya membuat wajah dan tubuh tampak lebih muda, bersinar, dan menimbulkan daya pikat yang luar biasa. Maka masyarakat sekitar sering menyebut Sendang Kasihan ini dengan nama sebutan lain Sendang Pengasihan.

Agar air Sendang Kasihan ini lebih berkasiat, anda harus melakukan hal-hal sebagai berikut :

1) Anda bisa membasuh muka dan rasakan hawa gaib di sekitarnya.
2) Saat bermeditasi Pusatkan diri anda pada sang pencipta
3) Cobalah berkomunikasi dengan alam bahwa getaran supranatural ini adalah sebagian kecil dari ciptaan Allah.

Nah, demikian ulasan mengenai petilasan Sendang Kasihan. Bagaimana, anda ingin mencoba mengunjungi petilasan tersebut ? 

Kalau anda ingin mengunjungi petilasan Sendang Kasihan sebaiknya persiapkan mental dan fisik anda. Karena di sana tidak memiliki juru kunci seperti tempat petilasan lainnya. Jadi semuanya anda harus sendiri. Tidak ada yang akan menuntun anda untuk melakukan ritual di Sendang Kasihan.

Tuesday, May 1, 2018

PETILASAN SUNAN BONANG


Pasujudan Sunan Bonang

Supranatural adalah kondisi di mana anda mengalami hal yang luar biasa. Semua yang anda jumpai menjadi perhatian khusus bagi mata batin anda. Baik tempat, energi, kewingitan dalam suatu wilayah.

Jika batin anda haus akan suasana kesakralan dan berbau mistis, maka sudah tepat kalau anda menuju desa bonang Kecamatan Lasem kurang lebih 16 KM Rembang. Di sana pemandangan indah dengan angin laut yang semilir akan menyapa anda.

Raden Maulana Makdum Ibrahim atau yang dikenal dengan sebutan Sunan Bonang adalah aeorang putra Sunan Ampel dan Nyai Ageng Manila seorang putri Arya Teja, salah seorang tumenggung  Majapahit yang berhasil berkuasa di Tuban dan sekitarnya.

Sebagai halnya sang ayah Sunan Ampel, Sunan Bonang juga mendirikan Pondok pesantren di daerah Tuban dan mendidik murid-muridnya yang kelak juga ikut menyebarkan agama islam ke pelosok pulau Jawa. Beliau yang menciptakan gending Dharma serta berusaha mengganti nama-nama nahas/sial, nama dewa-dewa menurut kepercayaan hindu menjadi nama-nama malaikat serta nabi-nabi. Cara ini sebagai sarana Sunan Bonang untuk lebih mendekatkan rakyat jawa waktu itu agar mengenal lebih dekat ajaran baru agama islam.

Semasa hidupnya, Sunan Bonang pernah belajar ke Pasai. Sekembalinya dari Pasai, Sunan Bonang memasukkan pengaruh islam kepada bangsawan dari keraton Majapahit dan mempergunakan Demak sebagai tempat berkumpul murid-muridnya. Salah satunya mendidik Raden Patah Putra Brawijaya V dari Kerajaan Majapahit serta mendirikan kerajaan Islam pertama di tanah Jawa dengan Demak sebagai pusat pemerintah islam. Kalau melihat obyek wisata ini secara budaya tradisional dan aspek historinya menyangkut nama besar Sunan Bonang sebagai salah seorang daru Sembilan Wali, maka tidaklah mengherankan apabila banyak wisatawan yang berkunjung di sana dan berziarah.

Anda bisa melihat peninggalan bersejarah seperti sebuah bangunan mushola yang di dalamnya terdapat sebuah kamar berisi 4 buah batu yang berfungsi sebagai tempat sujud Sunan Bonang dan lebih dikenal sebagai "pasujudan".

Pada batu tersebut terdapat beberapa lubang bekas anggota badan Sunan Bonang, ketika sujud kepada Allah SWT. Dan juga terdapat masjid Tiban yakni masjid yang tanpa proses pendirian bangunan secara alami.

Konon, ada seorang utusan dari kerajaan Majapahit yang bernama Becak untuk menyampaikan berita kepada sunan. Bersamaan dengan itu, sunan sedang menjalankan sholat dan berzikir. Karena sunan belum bisa ditemui, becak menunggu di depan puntu sambil bernyanyi-nyanyi kecil dan ternyata nyanyian becak terdengar murid sunan. Kemudian murid sunan bertanya kepada sunan, mungkin sunan Bonang tidak berkenan dengan suara itu maka beliau menjawab sekenanya. "suara itu suara bende", sambil terus berzikir sunan menjawab pertanyaan muridnya.

Ternyata terjadi keajaiban, karena karomah yang dimiliki sunan Bonang seketika becak berubah menjadi bende. Oleh sunan Bonang bende yang diberi nama Bende Becak (alat musik tradisional) dipergunakan sunan untuk mengumpulkan murid-muridnya.

Sekarang Bende Becak dirawat dan disimpan oleh juru kunci petilasan Sunan Bonang yang berada di objek wisata petilasan  Sunan Bonang.

Dan setiap tanggal 10 Dzulhijah pada hari raya Idul Adha setiap tahun, Bende Becak dijamas atau disucikan dengan upacara ritual.

Monday, April 30, 2018

DUNIA GAIB ORANG BALI : PATUNG TOGOG YANG BERPINDAH-PINDAH


Togog (bali : patung) 
Di setiap banjar adat di Bali selalu dicirikan oleh adadanya Khayangan Tiga. Tiga yang dimaksud ialah tiga buah pura atau tempat pemujaan yang terdiri dari Pura Puseh,  Pura Baleagung,  dan Pura Dalem Setra. Kalau membicarakan pura-pura di Bali tidak bisa lepas dari unsur kekuatan supranatural dan nilai-nilai magisnya.  Demikian pula di Banjar Adat Selatpeken,  Kecamatan Susut,  Kabupaten Bangli.  Pura Dalem Setra berada di sebelah selatan desa,  dengan jarak satu kilometer dari perumahan penduduk.  Jarak yang sedemikian itu, karena pura Dalem Setra harus bersekatan dengan wilayah sema/setra (makam).

Kalau memasuki pura tersebut ada anak tangga yang harus dilewati karena Pura berada kurang lebih lima meter lebih tinggi dari permukaan jalan. Seperti pura-pura lainnya di Bali Pura Dalem Setra Selatpeken tersebut terdiri dari tiga bagian,  yaitu nista mandala (bagian luar), madya mandala (bagian tengah), dan utama mandala (bagian paling dalam).  Di bagian nista mandala, setelah anak tangga pengunjung akan disapa oleh dua buah togog penjaga pintu masuk (patung dwarakala) yang di sebelah kanan dan kiri gerbang pintu masuk (candi bentar). Bentuk patung tersebut adalah raksasa atau durga setinggi satu meter lebih. Dengan bentukan pondasi patung,  maka kedua patung tersebut lebih tinggi dari ukuran manusia yang sebenarnya.

Kedua buah patung tersebut termasuk patung yang sudah berumur, karena tetua setempat sudah mewarisinya dari generasi sebelumnya.  Dengan demikian patung tersebut diperkirakan sudah berumur lebih dari tiga generasi,  dan tidak diketahui pasti siapa yang membuatnya.  Dilihat dari gaya dan ukiran kedua patung tersebut, tergolong cukup seni.  Bentuknya bagus,  seperti bentuk rangga dalam lakon calon arang.  Penulis mengetahui pasti sewaktu ada renovasi di pura tersebut yang telah berlangsung dua kali,  patung durga penjaga pintu gerbang pura tersebut tidak pernah tersentuh perbaikan.  Patung dalam bahasa balinya disebut togog. Togog tersebut masih tetap berdiri tegak dan ukurannya pun masih utuh belum ada yang lapuk,  walau sudah berumur.

Di depan para Dalem Setra tersebut adalah jalan umum,  menuju ke sawah di sekitarnya maupun menuju ke kuburan atau juga ke tempek pondokan yang masih dalam wilayah Banjar Adat Selatpeken.  Dengan demikian setiap saat ada saja orang yang lalu lalang. Pengalaman dari mereka yang lalu lalang itulah bahan tulisan ini dikumpulkan, yang sudah menjadi suatu kesimpulan keyakinan orang-orang kampung di situ.

Tidak semua orang mengalami kejadian itu memang benar, tetapi bagi yang mengalaminya cukup memberikan pelajaran berharga untuk selanjutnya mungkin akan merasa kapok sendiri.  Yang mengalaminya adalah mereka yang lewat di depan pura tersebut saat-saat kritis menurut peredaran waktu seperti, tengai tepet. (tepat siang hari pukul 12.00), sarumua (peralihan dari siang ke malam hari),  dan malam hari. Mereka menyaksikan lebih dari satu kali dan dengan pengalaman yang sama.  Patung tersebut seperti bernafas,  hidup dan bergerak-gerak.  Bukan hanya itu,  patung tersebut seperti menari bagaimana layaknya tarian rangda,  dan beralih tempat; yang di kiri ke kanan dan yang di kanan ke kiri.  Jarak antara kedua patung tersebut sekitar tiga meter,  dan jarak antara jalan umum dengan patung berkisar tujuh meter,  jadi masih dalam pengelihatan terang manusia. Penduduk setempat, pada saat-saat kritis tadi tepat berada di jalan di depan pura tersebut dan tanpa disadari menyaksikan kejadian itu.  Mereka yang menyaksikan hal itu,  akhirnya menyadari untuk tidak berada di tempat tersebut atau menghindar dari tempat itu pada saat-saat kritis tersebut.

Sewaktu penulis mendengar cerita tersebut,  penulis konfirmasikan kepada tetua setempat,  kebetulan ia adalah kakek penulis.  Ia adalah seorang tetua adat dengan fungsinya sebagai jero gede, seorang balian, sastrawan, seniman dan sebagai seorang bendesa adat. Sudah tentu beliau mengerti akan alam gaib karena menguasai ilmu kedyatmikan. Kakekku menjelaskan : "togoge ento mula saya hidup,  tenget; pekak suba napetang keketo" (patung itu memang hidup/ada jiwanya,  angker, kakek sendiri sudah mewarisi seperti itu). "Bisa saja patung itu menampakkan dirinya supaya dilihat oleh manusia.  Kalau itu terjadi sepatutnya harus disyukuri,  karena diijinkan Tuhan menyaksikannya. Biasanya orang-orang akan takut terlebih dahulu. Kalau kebetulan sempat melihatnya dengan tanpa ada rasa takut berarti memang diijinkan untuk melihatnya. Sekali lagi hal itu perlu disyukuri". Demikian penjelasan yang diperoleh saat itu.

Lalu mengapa togog bisa hidup ? Kekuatan gaiblah yang sudah memberikan jiwa kepada patung tersebut.  Seperti halnya pohon besar,  atau batu besar,  makhluk halus atau kekuatan tertentu bertempat di situ. Hal itu menyebabkan benda-benda itu menjadi tampak agak beda dan membuat lungkungannya menjadi angker. Mengenai patung rangda dwarakala tersebut,  masyarakat setempat sudah memahami sekali,  sehingga kalau memang sedang upacara di pura tersebut tidak ada seorang pun berani sengaja meraba-raba patung itu.  Hanya Jero Mangku Pura itu saja yanf berani memasang atribut/busana patung itu.

DUNIA GAIB ORANG BALI : KEHAMILAN MENGHILANG SETELAH MENINGGAL

Wanita Bali yang sedang hamil

Hari itu sore hari. Aku berada di tempat praktek, sebagai seorang dokter umum. Haru itu di pertengahan tahun 1996. Salah seorang langgananku datang, yang sudah beberapa bulan sebelumnya tidak pernah berkunjung. Sebelumnya,  ia selalu rajin datang memerikskan istrinya yang dinikahinya lima tahun lalu, ternyata baru bisa hamil. Ia bangga dengan kehamilan istrinya itu. Makanya, ia datang secara teratur memeriksakan kehamilan istrinya ke tempatku praktek dokter. Memang ia betul-betul hamil.

Ia tinggal di kawasan Kuta, namanya I Ketur. Aslinya ia berasal dari wilayah Gianyar, bekerja pada seorang asing sebagai sopir dan merangkap pembantu di rumah. Karena ia bekerja dengan rajin, maka ia disayang oleh majikannya.  Istri I Ketut asli orang Kuta, dan karena perkawinannya itu ia diijinkan tinggal di rumah istrinya di Kuta.

Dalam perjumpaan yang tidak diduga itu langsung aku bertanya, "Hai Ketut, apa kabar? ", ia datang sendirian saja. Ia menjawab, "Pak dokter saya pilek dab panas, sejak kemarin." Setelah diperiksa sebagaimana biasanya, maka aku pun membuat diagnosa penyakit I Ketut dengan Influensa biasa. Setelah diberikan resep dan ia membayar jasa dokter ia pun siap untuk meninggalkan tempatku. Sebelum ia keluar dari tempat praktekku aku tanpa sengaja bertanya. "Bagaimana kabar istri dan anakmu tut ?". Pertanyaanku itulah yang membuat ua duduk kembali di kursi untuk pasien dan dengan rasa sedih menceritakan kejadian istri dan anaknya.

Pak dokter, rupanya nasib saya memang seperti ini. Istri saya sudah meninggal bulan lalu", demikian ucapannya dengan raut muka yang sedih. "Apa ia meninggal saat melahirkan?" tanyaku lagi. "Tidak dokter, kejadiannya begini. Umur kehamilan istri saya sudah lewat dari biasanya. Di Banjar saya ada tiga orang hamil yang sebaya dengan umur kehamilan iatri saya, semuanya sudah melahirkan. Hanya istri saya saja yang belum melahirkan. Karena itu, saya periksakan kepada ibu bidan yang menanganinya, sevelumnya tidak ada gejala yang mencurigakan. Lalu pada suatu hari istri merasa tidak enak badan, dan disertai perasaan kebingungan. Ia merasa seperti ada perintah untuk mengejar seseorang. Ia pun berlari cepat mengejar seseorang ke arah barat sampai di pantai dan langsung menceburkan diri ke laut. Dalam kejadian itu, ia sempat ditolong dan diselamatkan serta dibawa ke RS Sanglah. Sampai di RS ia meninggal. Saya baru tahu setelah meninggal di RS. Padahal sehari sebelumnya tidak apa-apa. Waktu di RS karena ia dikatakan meninggal saya menwrobos masuk untuk menemui dokter yang memeriksanya. Dokter menjelaskan memang istri saya sudah meninggal karena tenggelam di laut. Saya teringat dengan kehamilannya, teringat pula dengan kepercayaan di Bali, orang yang meninggal tidak boleh "ngandut manik". Kehamilan harus dikeluarkan dari perutnya. Lalu saya tanya kepada dokter tentang kehamilan istru saya. Dengan tenang dokter menjawab bahwa istri saya tidak dalam keadaan hamil Mendengar jawaban dokter seperti itu, Ketut kembali memberikan jawaban tentang kehamilan istrinya. Sampai-sampai dokter yang memeriksa mengajak untuk melihat bersama bahwa korban istri I Ketut tidak hamil. Karena dengan sedikit keributan itu maka datang pula dua orang dokter yang sedang ada di situ,  dan secara bersama-sama menyaksikan bahwa tubuh jirban dalam keadaan tidak hamil, dan ketika dipersilahkan melihat jasad korban memang tidak ada tanda kehamilan berupa perut yang membuncit dan pembesaran dari kedua susunya.

Seketika itu, I Ketut jatuh lunglai, sempat menghilang ingatannya sebentar. Ia menjadi bimbang dan ragu apa pula gerangan yang telah terjadi kok kehamilan yang sembilan bulan lebih bisa hilang begitu saja. Dia diam seribu bahasa sebagai protes berat terhadap kejadian yang telah menimpa istrinya itu. Korban didiagnosis kematian akibat tenggelam.

Mayat dibawa pulang serta diupacarai sebagaimana mestinya. Dalam proses itulah I Ketut melihat sendiri bahwa perut istrinya memang kempes tidak ada tanda-tanda bahwa ia hamil. Garis-garis hitam pada suaunya yang sewaktu masih hidup sangat jelas pun menghilang dan besar susunya kembali normal. Ia dan keluarga terdekatnya juga heran atas kejadian itu.  Kenapa itu bisa terjadi? Demikian I Ketut menceritakan kepadaku.

Setelah proses pemakaman selesai dilaksanakan, berselang beberapa harinya ia dan mertuanya berusaha untuk berkomunukasi dengan sang istri yang sudah tiada lewat media seorang balian. Balian yang dihubungi itu sangat terkenal dan memang banyak pasiennya.  Karenanya ia harus mendaftar terlebih dahulu,  dan saatnya datang ia harus datang sehari sebelumnya untuk mendapatkan gilirannya. Ia ditemani mertuanya. Pada saat gilirannya tiba, maka diceritakan maksud dan tujuannya. Balian pun berproses sebagaimana mestinya supaya diijinkan berkomunikasi dengan roh orang yang meninggal, dan persis menyambung. Mulailah terjadi dialog, dimulai dengan menyebut Nama-nama siapa keluarganya yang datang itu. "Beli Ketut suamiku, ibu-bapa tercinta, bibiku yang sempat datang", demikian pembuka katanya. Kontan saja semua orang yang mendengarkan di situ ikut terbuai dalam situasi kejiwaan yang sedih.

Sang Balian

"Yah keluargaku semua janganlah bersedih, memang ada seseorang yang menginginkan saya tidak hidup, dan itu sudah terencana sejak lama. Saat saya hamil inilah ia berhasil melakukan niatnya. Sewaktu saya lari ke barat sampai ke pantai, saya mengejar bayi yang saya kandung. Saat itu bayi saya dicabutnya dari kandungan saya. Semua gejala hilang sehari sesudahnya. Saya adalah korban ilmu hitam. Tetapi beli Ketut suamiku, dan bapak-ibu janganlah bersedih. Dari dunua sana saya akan membalasnya. Ibu-bapak tercinta, tolonglah ajak suami saya di rumah bapak. Beli Ketut boleh kawin lagi, tetapi sebelumnya katakan padaku siapa calonmu. Aku selalu berada di sampingmu, makanya setiap beli Ketut mau ke mana katakan padaku, dengan menyebutkan itu di tempat tidurmu. Saya akan merestui aemua itu. Saya ikut menjaga keselamatanmu. Satu lembar kainku masih ada di rumah, biarkan itu agar selalu ada di sampingmu, sebagai pertanda diriku", demikian ucapan roh sang istri kepada suami dan orang tuanya, dengan suara persis suara aslinya.

Dengan ucapan tersebut sang suami, kedua orang tuanya serta bibinya menjadi pasrah, percaya dengan nasib. Sejak itulah kehidupan mereka secara berangsur-angsur kembali ke arah normal, bebas dari rasa sedih.


DEFINISI PENGALAMAN SPIRITUAL DAN PERBEDAAN ANTARA SPIRITUAL DAN SUPRANATURAL

DEFINISI PENGALAMAN SPIRITUAL DAN PERBEDAAN ANTARA SPIRITUAL DAN SUPRANATURAL

Apakah perbedaan antara dunia spritual dengan dunia supranatural ?
Sebenarnya perbedaan mereka sangat tipis. Mereka adalah hubungan sebab akibat yang kalau hubungan mereka diperkuat dan dikembangkan maka akan terbentuk suatu kekuatan yang luar biasa.

Sedangkan pengalaman spiritual adalah pengalaman atau kejadian yang menimpa seseorang di luar kebiasaan orang tersebut dan memberikan kesan atau membekas di hatinya sehingga pengalaman tersebut membuat dirinya merasa menjadi manusia yang baru (kalau dia mau merenunginya).

Contoh pengalaman spiritual :
1) Mati suri : orang yang mengalami mati suri biasanya merasa mengalami kehidupan setelah mati. Dia bertemu dengan orang-orang yang sudah mati. Di sana terjadi dialog-dialog yang menurut dia dialog tersebut adalah suatu pesan yang mendalam. Dia mendapatkan pelajaran yang berguna yang pada saat dia hidup otaknya tidak mau menerima, Sehingga pada saat dia terbangun dari kematian surinya, maka secara alami dia akan merasa seperti menjadi orang yang baru lahir. Dan perasaan ini disertai dengan kejadian-kejadian di luar nalar dia. Seperti bisa melihat hantu, mampu berdialog dengan makhluk  yang tak kasat mata (makhluk halus), bisa mendengar orang yang tidak bisa dengar, bisa mengetahui apa yang terjadi di masa depan.

2) Pengalaman koma : orang yang sedang mengalami koma bisa diibaratkan dia sedang tidur. Sedangkan orang yang sedang tidur itu biasanya sering mengalami mimpi. Seperti halnya mati suri, koma juga bisa mengalami hal-hal yang mengerikan, dari bertemu dengan orang-orang yang sudah mati atau pengalaman mengerikan lainnya. Bedanya orang koma masih dibilang orang yang masih hidup, hanya fisiknya saja dan kesadarannya saja yang tidak mampu bergerak.

Pada saat dia sembuh atau terbangun pasti dia akan menceritakan pengalamannya mengenai pengalaman spiritual yang orang lain tidak mengalaminya.

3) Ditimpa musibah : rasa sedih yang mendalam akan berakibat fatal kalau tidak segera diselesaikan dengan bijak. Beban pikiran yang begitu berat memicu orang untuk mengambil tindakan yang ekstrem.

Orang yang tertimpa musibah dipaksa oleh keadaan untuk menangani pikirannya sendiri. Berbagai cara ditempuh baik secara spiritual ataupun dengan cara konsultasi. Tapi yang akan saya tegaskan di sini adalah bagaimana seseorang menghadapi musibah dengan caranya sendiri (walaupun kunci penyelesaiannya diberi oleh orang lain).

Karena dia mengamalkan kunci dari apa yang dia peroleh tadi, sedikit demi sedikit, hari demi hari, dia mengalami apa yang disebut pengalaman spiritual. Kemampuan batinnya akan berubah dengan sendirinya.

4) Belajar Tenaga Dalam : Setiap orang perlu ilmu, baik itu ilmu pendidikan sekolah maupun ilmu di luar sekolah. Yang akan saya bahas di kesempatan ini adalah ilmu di luar sekolah, yaitu ilmu tenaga dalam. Ilmu tenaga dalam adalah ilmu yang berfokus pada olah rasa melalui jurus-jurus yang sudah ditentukan. Orang yang mempelajari ilmu ini akan mampu merasakan, melihat, bahkan mengobati yang betkaitan dengan alam gaib.

  • Siswa yang telah menerima ilmu tersebut diwajibkan untuk mencari pengalaman spiritual sendiri.

Suatu ketika ada siswa yang mencoba mencari tahu mengenai alam gaib. Dicarilah tempat yang sepi lagi gelap, yaitu di jembatan dekat rumahnya. Dia mulai bersila dan mengeluarkan jurus-jurus pembuka mata batin. Setelah semuanya selesai, maka siswa itu mulai merasakan dan melihat hal-hal yang di luar perkiraannya (aneh). Dia melihat sesosok wanita cantik. Dalam hitungan menit siswa itu masih bertahan berusaha untuk tetap tenang. Dan sekonyong-konyong sesosok wanita cantik itu malah menggodanya. Al hasil siswa itu ketakutan dan mengambil langkah seribu. Dalam beberapa hari siswa itu tidak bisa tidur karena terus terbayang-bayang wajah cantik makhluk itu. Oleh gurunya mata batinnya disembuhkan sehingga tidak teringat terus makhluk cantik itu.

PETILASAN PESAREAN GUNUNG KAWI


Keraton Gunung Kawi

Bosan menjadi orang miskin? Ya itulah yang sering dikeluhkan banyak orang karena beban hidup yang tidak kunjung selesai. Berbagai masalah keuangan silih berganti mengganggunya. Yang pada akhirnya banyak orang sering mengambil jalan pintas untuk menyelesaikan masalah keuangannya. Yaitu dengan jalan melakukan ritual khusus atau di luar kebiasaan sehari-hari. Dan ritual itu harus dilakukan ditempat yang sudah ditentukan oleh orang yang mempunyai kemampuan supranatural.

Mitos bahwa pesarean Gunung Kawi berhubungan dengan kekayaan bukan sekedar isapan jempol belaka. Banyak pengunjung yang datang ke sana mengaku ingin memakmurkan kehidupannya.

Anda tidak perlu khawatir, rasa haus wisata ritual akan terobati di sana. Rasa lelah pun tidak akan terasa, ketika kita melihat pemandangan yang indah sepanjang perjalanan. Tempat ini pun menawarkan hawa yang sejuk dan menyegarkan kerana memang tempat ini terletak pada ketinggian 500 hingga 3000 meter di atas permukaan laut. Persisnya terletak di kecamatan wonosari kabupaten Malang, Jawa Timur.

Dengan luas hampir 68,5 km2, jumlah penduduk 44 juta jiwa. Dulu daerah ini disebut Ngajum, kemudian berubah menjadi Wonosari karena adanya makam Eyang Raden Mas Zakaria alias Mbah Jugo, sejak 1980 hingga sekarang menjadi tempat wisata spiritual. Wonosari dimaksudkan sebagai pusat rezeki yang dapat menghasilkan uang secara cepat.

Sesampainya di sana, anda akan merasakan suasana magis yang begitu kental, karena bau dupa tercium di mana-mana. Jika anda naik lagi sekitar 700 m menuju sebuah petilasan Prabu Sri Kameswara, suasana magisnya lebih terasa lagi. Banyak orang menyebutnya sebagai keraton.

Perlu waktu perjalanan setengah jam dari makam Eyang Jugo dan Eyang Sujo. Ditempat itulah banyak orang meyakini sebagai tempat pesugihan.

Konon, pada tahun 1200 Masehi lokasi ini merupakan tempat pertapaan Prabu Kameawara, seorang pangeran dari kerajaan kediri yang beragama hindu. Saat terjadi polemik yang tak kunjung terselesaikan, ia mencoba untuk bertapa di lokasi ini. Setelah mendapatkan petunjuk, Prabu Kameswara berhasil menyelesaikan kekisruhan di kerajaan.

Setelah petilasan Prabu Kameswara, di tempat ini juga ada pohon seperti pohon beringin tua berakar lima dipercaya sebagai makam Eyang Jayadi Raden Ayu Tunggorowati keturunan Raja Kediri pada tahun 1221 Masehi.

Kemudian ada lokasi yang juga tidak luput dari mitos pesugihan yaitu makam juru kunci I, Eyang Subroto, Eyang Djoyo, dan Eyan Hamid. Masyarakat biasanya mengadakan ritual sesaji,embakar dupa dan betsemedi di sana pada hari kamis legi, jum'at legi, jum'at kliwon, dan malam suro.

Kalau ritual yang dilakukan di likasi Eyamg Jugo fan Eyang Sujo terutama pada saat tamggal 12 pada bulan Suro, hari Minggu Legi atau pada Jum'at Legi. Tanggal 12 pada bulan Suro diyakini sebagai hari wafatnya Eyang Sujo, sedangkan Minggu Legi diyakini sebagai hari wafatnya Eyang Jugo. Pada hari Jum'at Legi sebagai hari pemakamannya.

Anda akan mendapati tiga gapura dengan anak tangga sejauh 750 meter yang disetiap gapuranya terdapat relief perjuangan Eyang Jugo dan Eyang Sujo
 Ryang Jugo memiliki gelar kyai Zakaria, sedangkan Eyang Sujo memiliki gelar Raden Mas Imam Sujono. Konon keduanya merupakan pengikut setia Pangeran Diponegoro saat melawan Belanda. Mereka mengasingkan diri di tempat ini, karena Pangeran Diponegoro tertangkap dan diasingkan oleh Belanda.

Sejak tertangkapnya Pangeran Diponegoro, mereka mengubah perjuangan fisik menjadi perjuangan melalui pendidikan. Termasuk penyuluhan pertanian, irigasi, kesehatan dan penyebaran agama Islam.

Di sana ada jam berkunjung seperti pagi jam 08.00-14.00, malam jam 19.00 sementara jadwal berkunjung untuk berkeliling tengah malam dimulai jam 24.00 dan berlaku hanya satu jam saja. Para peziarah hanya disyaratkan membawa bunga sesaji dan menyisihkan sedikit uang seadanya.

Konon kepercayaan yang berkembang, semakin banyak uang yang disumbangkan maka semakin besar pula kemungkunan harapannya akan terkabul. Adapun ubtuk masuk ke makam, peziarah diwajibkan berjalan dengan lutut,seperti saat menghadap raja.

RM. nanang Yuwono Hadiprojo keturunan ke-5 dari RM. Imam Sujono mengatakan bahwa sesungguhnya tempat ini bukan untuk mencari pesuguhan dan keyakinan seperti ini tidaklah beralasan. Menurut tempat-tempat untuk mencari pesugihan biasanya menyeramkan, jauh dari pemukiman, dan tidak ada tempat ibadahnya. Sementara di tempat ini justru kebalikannya.

Sunday, April 29, 2018

BERWISATA DI DUNIA ARWAH ATAU ROH

BERWISATA DI DUNIA ARWAH ATAU ROH

Proses komunikasi dengan arwah itu lebih sulit dan rumit daripada yang diperkirakan orang-orang spiritualis (pengikut teori arwah). Salah satu tantangan besar terhadap kenyataan spiritualisme (teori arwah) yang dikemukakan di masa lampau adalah bahwa adalah sekiranya teori itu benar, haruslah lebih banyak orang yang berkomunikasi dengan arwah daripada yang terjadi seperti sekarang.  Dan dari ribuan orang yang meninggal lebih banyak yang kembali daripada yang melakukan itu lewat medium (perantara) komunikasi. Jawaban dari para pengikut teeori arwah, bahwa dalam kenyataannya jumlah orang yang mampu menjadi perantara komunikasi dengan arwah sedikit sekali. Dan harus ada kondisi batin  tertentu yang memungkinkan arwah ituu berkomunikasi lewat perantara.

Selain itu seorang medium atau perantara harus siap di tempat ketika upaya komunikasi itu dilakukan. Dalam beberapa hal, penerima pesan harus siap sedia sebelum pesan itu dapat diberikan dengan baik. Dengan kata lain pemancar dan penerima harus menjulurkan tangan batinnya pada waktu yang sama, sebelum mereka dapat berhubungan melewati "Samudra Agung". Bila hanya satu pihak yang melakukan itu, pastilah ia gagal mencapai dunia lain.

Para peneliti ilmiah mengenai teori arwah sering mengemukakan, bahwa kenyataannya harus dibuktikan dulu kebenarannya sebelum mereka dapat meneruskan penelitiannya. Misalnya, bila ada roh yang menulis tentang sesuatu hal lewat seorang perantara (medium) yang berada dalam keadaan tak sadar diri, maka roh itu memberi pesan lewat penulisan otomatis. Setelah fakta diakui, maka penelitian tentang kasus itu baru dapat dimulai, dan pertanyaan-pertanyaan berikut ini harus dijawab :

Sejauh mana roh medium terlepas dari badan sewaktu terjadinya komunikasi ? Beberapa aktivitas roh medium sewaktu terjadi komunikasi ? Apakah kecerdasan yang berkomunikasi itu mempengaruhi otak dan pusat syaraf medium secara langsung atau secara tidak langsung? Bila terjasi secara alangsung batin mana yang dipengaruhi roh itu, dan bagaimana caranya? Bila roh komunikator dalam hidupnya merupakan orang yang pintar mengkhayal dan punya ingatan baik, apakah faktor ini dapat membantu ia dalam proses komunikasi? dan bagaimana?

Pertanyaan-pertanyaan seperti itu, mungkin belum bisa terjawab dengan memuaskan dalam waktu beberapa tahun mendatang. 

Mengapa roh sulit Diajak komunikasi ?
Mari kita sebutkan beberapa kesulitan yang mungkin  harus dialami roh, dalam menyampaikan pesan lewat medium kepada orang yang masih hidup, ada bukti yang menunjukkan bahwa proses komunikasi itu sulit dilaksanakan karena ketika roh itu mendapat kontak dengan seorang medium dan mulai memancarkan pesannya, ia menjadi makin kehabisan tenaga dan tercekik oleh suara atau atmosfrer padat yang harus ia gunakan untuk mengontak. 

Dalam beberapa contoh kasus sering kita baca, bahwa roh itu harus memutuskan kontak beberapa kali guna memperkuat dirinya. Setelah itu kembali berkontak lagi dalam keadaan segar guna meneruskan komunikasi. Mereka mengalami dalam mengkonsentrasikan pikirannya secara berkesinambungan selama proses komunikasi. Ini tidak berarti bahwa biasanya mereka berada dalam keadaan kacau. Tapi biasanya pikiran mereka mulai melayang -layang seperti mengigau sewaktu berkontak dengan perantara. Oleh karena hal inilah, maka kebanyakan pesan itu sering melemah dan gegabah serta menjadi tidak jelas.

Sebab-sebab pesan menjadi tidak jelas

perihal ketidakjelasan ini sering salah dimengerti. banyak orang yang menanyakan mengapa roh itu sekiranya benar-benar berkomunikasi dengan baik, tidak menceritakan hal-hal yang lebih penting daripada biasa mereka lakukan. Namun sebenarnya hal ini tidak betul seluruhnya. Percakapan roh orang yang masih hidup, setiap hari juga tidak sepenting seperti semestinya. Selain itu orang-orang terbiasa menunjukkan kejadian-kejadian yang remeh sebagai sarana untuk memperkenalkan dirinya. lagi pula kejadian remeh itu ternyata baik sekali guna dipakai sebagai tanda pengenal diri, sedangkan ungkapan fisafat agung tidak bisa digunakan sebagai tanda  pengenal diri karena sifatnya yang umum. Pesan yang remeh dan khas itu, dapat meyakinkan penerima pesan mengenai identitas pemberi pesan. Namun, tidak kurang jumlah kasus yang menandai roh memberikan pesan dan ungkapan berisi kebenaran filsafat , ilmiah serta keagamaan yang besar nilainya, Hal itu tergantung dari tingkat pengetahuan roh itu sendiri ketika masih hidup di dunia.

Pengaruh Organisme Medium

Sebab lain yang membuat komunikasi menjadi sulit adalah roh yang berkomunikasi tidak terbiasa dengan organisme badan medium. Kita semua memiliki kebiasaan mental dan fisik yang kita bentuk sendiri, maka lebih mudah bagi kita untuk melakukannya beberapa kali. Seandainya roh anda dengan mendadak dimasukkan ke dalam badan akan mengalami kesulitan dalam menjalankan badan itu guna memperoleh hasil sebaik-baiknya. Misalnya dalam berfikir dengan tenang, berbicara dan menulis jelas dalam menyatakan pikiran anda.

Kesulitan inilah yang dialami roh saat berkomunikasi dalam menghubungi kita lewat badan-badan yang asing bagi mereka. Banyak dari kebiasaan medium merayap ke dalam pesan-pesan itu mirip dengan bahasa yang digunakan medium. Ini membuktikan, bahwa terpaksa menggunakan badan medium sebisa-bisanya selama proses komunikasi.

Simbol-simbol sangat diperlukan

Kesulitan lainnya bahwa kondisi di sebelah sana, pastilah jauh berbeda dengan kondisi yang ada saat ini. Hal ini harus mereka sampaikan dengan bahasa yang tak langsung dan simbolis. Bila anda harus menerangkan sebuah warna kepada seorang yang buta. Anda akan menemui kesulitan besar dalam upaya anda. Sekiranya anda harus menerangkan perasaan anda ketika dilakukan tes psikometri kepada seorang yang belum pernah mengalaminya, akan anda temui kesulitan yang sama besarnya. Oleh karena itu, roh-roh terpaksa banyak menggunakan bahasa simbol yang kelihatannya kurang  memuaskan bagi kita dalam menggambarkan kondisi hidup yang ada di sebelah sana.

Apa yang terjadi pada orang Setelah Kematian

Kesulitan-kesulitan ini lebih besar lagi pada waktu beberapa hari setelah jam kematian, terutama dalam hal mati karena bunuh diri mengatakan :
"Bahwa orang-orang yang baru meninggal, berada dalam keadaan sangat kacau dan tidak dapat berhubungan sama sekali. Ini merupakan hal yang lazim karena adanya kejutan dan renggutan maut itu. Maka roh itu tidak dapat menulis pada hari ke dua setelah saat kematiannya. Dalam sebuah kasus lainnya, roh dari seorang teman saya menulis yang kelihatannya dengan banyak kesukaran namanya, ditambah dengan kata "saya baik-baik saja.Selamat tinggal" pada hari ketiga setelah meninggal dunia.

Pada kesempatan lain, beberapa hari kemudian, teman saya yang berupa arwah itu menulis dua atau tiga kalimat dengan mengatakan, "Saya lemah untuk menyatakan pikiran dengan jelas". Dan beberapa hari kemudian dalam kesempatan yang sama ia menulis lebih jelas dan cukup tepat, sambil mendiktekan juga kepada madame Eliza mengenai pengalaman serta perasaannya ketika ia temukan dirinya di lingkungan yang baru. Komunikasi kedua roh tersebut, makin hari makin jelas dan di kemudian hari sering berkomunikasi lewat tulisan maupun lisan.