Monday, April 30, 2018

CARA MEMPERCEPAT PEMOLTINGAN

Selama peliharaan pembudidayaan akan memonitor kepitingnya setiap 2-3 jam sekali selama 24 jam. Bila kepiting milting dan tidak diangkat dari air maka dua jam kemudian kepiting sudah akan mengeras kembali. Akibatnya nilai jual kepiting tersebut menurun. Periode pemeliharaan yang lama dan waktu molting yang tidak bersamaan merupakan masalah utama dalam produksi kepiting lunak. Molting dapat terjadi pada pagi, siang, sore ataupun malam hari. Periode pemeliharaan yang lama menyebabkan biaya pakan dan biaya operasional lainnya menjadi besar. Sedangkan molting yang tidak bersamaan menyebabkan pengawasan harus dilakukan sangat ketat sehingga tenaga kerja yang dibutuhkan cukup banyak dengan waktu kerja yang panjang.

Untuk mengatasi masalah tersebut, beberapa petani melakukan mutilasi atau meninggalkan kaki-kaki kepiting. Tujuannya agar proses regenerasi anggota gerak yang hilang akan dipercepat secara alami melalui molting. Tekhnik ini mampu mempercepat kepiting molting. Menurut penelitian diketahui bahwa hormon molting ini meningkat drastis menjelang molting. Dengan demikian diduga bahwa penambahan hormon molting oksigen dapat meningkatkan kadar hormon molting dalam darah sehingga molting akan terinduksi.

Pematahan capit dan kaki jalan kepiting bakau bertujuan untuk menghindari kepiting keluar dari keranjang dan menghindari kepiting saling memangsa. Pematahan capit dan kaki jalan tersebut bertujuan juga untuk merangsang kepiting agar lebih cepat mengalami proses pertumbuhan dan ganti kulit. Sebelum dilakukan pemotongan kaki, terlebih dahulu kepiting disiram dengan air asin untuk mempermudah pelepasan pangkal capit dam pangkal kaki secara utuh dan sempurna tanpa merusak morfologi tubuh kepiting.


Tekhnik pemoltingan kepiting lunak yang ke dua dapat dilakukan dengan cara memotong kaki jalan dan ujung capit. Hal ini bertujuan agar kepiting tidak bisa menggigit dan keluar dari kurungan. Metode ini dinamakan metode popey karena saat pemoltingan capit kelihatan besar dan menarik. Dengan demukuan, harga kepiting ini lebih mahal dibanding menggunakan metode biasa. Lama masa pemeliharaan kepiting cangkang lunak dengan metode prmatahan capit yaitu 15-20 hari. Pada hari ke-6 kaki kepiting terbentuk terus tumbuh mengikuti perkembangan tubuhnya sehingga pada hari ke-15-25 sudah keluar individu baru yang berukuran besar tetapi kulitnya masih dalam keadaan lunak. Kepiting yang berukuran kecil dengan berat 70-80 gram sangat cepat mengalami molting masa ganti kulit 15 hari. Ukuran 80-50 gram masa pemeliharaan 20-30 hari. Setelah capit dan kaki jalan kepiting lepas, kepiting akan terangsang untuk memperbaiki fungsi morfologi tubuhnya dengan cara melakukan pergantian kulit sehingga akan menjadi kepiting cangkang lunak. Setelah dilakukan pemotongan kaki dan capit kepiting disiram kembali dengan air asin. Penebaran dilakukan pada pagi hari untuk mencegah stres. Setiap sekat dimasukkan satu kepiting dengan jumlah sekat yang ada di keranjang 140 sekat.

Warna kotak yang digunakan pada setiap sekat sangat dipengaruhi proses pemoltingan. Berdasarkan penelitian, kotak berwarna hitam menunjukkan hasil interaksi yang terbaik di antara warna kotak lainnya. Sifat alami kepiting yang suka terhadap lumpur dan suasana gelap  akan membantu kepiting untuk meningkatkan nafsu makannya sehingga cepat mengalami fase ganti kulit (molting). Hasil pengamatan selama penelitian menunjukkan bahwa tingkat kehidupan kepiting yang dibudidayakan dalam kotak berwarna hitam ini menghasilkan angka kehidupan mencapai 95% dari 200 ekor kepiting dalam kotak selama satu siklus purnama dan perbani (30 hari) hanya terdapat rata-rata 8 ekor yang mengalami kematian sebelum panen. Kepiting yang mati diganti dengam kepiting yang baru dan dicatat tanggal dan saat memasukkannya ke dalam kotak hingga saat panen.

Nafsu makan kepiting dalam kotak yang berwarna hitam ternyata merupakan komunitas yang cepat menghabiskan makanannya. Dengan takaran pakan yang sama yaitu daging ikan rucah tawar 30 gram per sekali makan (pemberian ransum pakan sebanyak 3 kali sehari yaitu pada pukul 07.00 pagi, pukul 15.00 sore hari dan pukul 23.20 malam hari) rata-rata akan dihabiskan dalam waktu sekitar 4 menit saja. Kepekaan terhadap rangsang kepiting yang dipelihara sampai fase molting dalam kotak hitam menunjukkan perilaku yang sangat reaktif terhadap faktor eksternal. Hasil uji untuk memperoleh data mengenai kepekaan terhadap gangguan dengan menggunakan potongan kayu pada saat pemberian pakan menunjukkan bahwa seluruh kepiting langsung bereaksi untuk mencapit potongan kayu dengan kedua sisi bagian capitnya. Laju kecepatan molting kepiting dalam kotak berwarna hitam rata-rata mencapai fase molting dalam waktu 14 hari.

DEFINISI PENGALAMAN SPIRITUAL DAN PERBEDAAN ANTARA SPIRITUAL DAN SUPRANATURAL

DEFINISI PENGALAMAN SPIRITUAL DAN PERBEDAAN ANTARA SPIRITUAL DAN SUPRANATURAL

Apakah perbedaan antara dunia spritual dengan dunia supranatural ?
Sebenarnya perbedaan mereka sangat tipis. Mereka adalah hubungan sebab akibat yang kalau hubungan mereka diperkuat dan dikembangkan maka akan terbentuk suatu kekuatan yang luar biasa.

Sedangkan pengalaman spiritual adalah pengalaman atau kejadian yang menimpa seseorang di luar kebiasaan orang tersebut dan memberikan kesan atau membekas di hatinya sehingga pengalaman tersebut membuat dirinya merasa menjadi manusia yang baru (kalau dia mau merenunginya).

Contoh pengalaman spiritual :
1) Mati suri : orang yang mengalami mati suri biasanya merasa mengalami kehidupan setelah mati. Dia bertemu dengan orang-orang yang sudah mati. Di sana terjadi dialog-dialog yang menurut dia dialog tersebut adalah suatu pesan yang mendalam. Dia mendapatkan pelajaran yang berguna yang pada saat dia hidup otaknya tidak mau menerima, Sehingga pada saat dia terbangun dari kematian surinya, maka secara alami dia akan merasa seperti menjadi orang yang baru lahir. Dan perasaan ini disertai dengan kejadian-kejadian di luar nalar dia. Seperti bisa melihat hantu, mampu berdialog dengan makhluk  yang tak kasat mata (makhluk halus), bisa mendengar orang yang tidak bisa dengar, bisa mengetahui apa yang terjadi di masa depan.

2) Pengalaman koma : orang yang sedang mengalami koma bisa diibaratkan dia sedang tidur. Sedangkan orang yang sedang tidur itu biasanya sering mengalami mimpi. Seperti halnya mati suri, koma juga bisa mengalami hal-hal yang mengerikan, dari bertemu dengan orang-orang yang sudah mati atau pengalaman mengerikan lainnya. Bedanya orang koma masih dibilang orang yang masih hidup, hanya fisiknya saja dan kesadarannya saja yang tidak mampu bergerak.

Pada saat dia sembuh atau terbangun pasti dia akan menceritakan pengalamannya mengenai pengalaman spiritual yang orang lain tidak mengalaminya.

3) Ditimpa musibah : rasa sedih yang mendalam akan berakibat fatal kalau tidak segera diselesaikan dengan bijak. Beban pikiran yang begitu berat memicu orang untuk mengambil tindakan yang ekstrem.

Orang yang tertimpa musibah dipaksa oleh keadaan untuk menangani pikirannya sendiri. Berbagai cara ditempuh baik secara spiritual ataupun dengan cara konsultasi. Tapi yang akan saya tegaskan di sini adalah bagaimana seseorang menghadapi musibah dengan caranya sendiri (walaupun kunci penyelesaiannya diberi oleh orang lain).

Karena dia mengamalkan kunci dari apa yang dia peroleh tadi, sedikit demi sedikit, hari demi hari, dia mengalami apa yang disebut pengalaman spiritual. Kemampuan batinnya akan berubah dengan sendirinya.

4) Belajar Tenaga Dalam : Setiap orang perlu ilmu, baik itu ilmu pendidikan sekolah maupun ilmu di luar sekolah. Yang akan saya bahas di kesempatan ini adalah ilmu di luar sekolah, yaitu ilmu tenaga dalam. Ilmu tenaga dalam adalah ilmu yang berfokus pada olah rasa melalui jurus-jurus yang sudah ditentukan. Orang yang mempelajari ilmu ini akan mampu merasakan, melihat, bahkan mengobati yang betkaitan dengan alam gaib.

  • Siswa yang telah menerima ilmu tersebut diwajibkan untuk mencari pengalaman spiritual sendiri.

Suatu ketika ada siswa yang mencoba mencari tahu mengenai alam gaib. Dicarilah tempat yang sepi lagi gelap, yaitu di jembatan dekat rumahnya. Dia mulai bersila dan mengeluarkan jurus-jurus pembuka mata batin. Setelah semuanya selesai, maka siswa itu mulai merasakan dan melihat hal-hal yang di luar perkiraannya (aneh). Dia melihat sesosok wanita cantik. Dalam hitungan menit siswa itu masih bertahan berusaha untuk tetap tenang. Dan sekonyong-konyong sesosok wanita cantik itu malah menggodanya. Al hasil siswa itu ketakutan dan mengambil langkah seribu. Dalam beberapa hari siswa itu tidak bisa tidur karena terus terbayang-bayang wajah cantik makhluk itu. Oleh gurunya mata batinnya disembuhkan sehingga tidak teringat terus makhluk cantik itu.

PETILASAN PESAREAN GUNUNG KAWI


Keraton Gunung Kawi

Bosan menjadi orang miskin? Ya itulah yang sering dikeluhkan banyak orang karena beban hidup yang tidak kunjung selesai. Berbagai masalah keuangan silih berganti mengganggunya. Yang pada akhirnya banyak orang sering mengambil jalan pintas untuk menyelesaikan masalah keuangannya. Yaitu dengan jalan melakukan ritual khusus atau di luar kebiasaan sehari-hari. Dan ritual itu harus dilakukan ditempat yang sudah ditentukan oleh orang yang mempunyai kemampuan supranatural.

Mitos bahwa pesarean Gunung Kawi berhubungan dengan kekayaan bukan sekedar isapan jempol belaka. Banyak pengunjung yang datang ke sana mengaku ingin memakmurkan kehidupannya.

Anda tidak perlu khawatir, rasa haus wisata ritual akan terobati di sana. Rasa lelah pun tidak akan terasa, ketika kita melihat pemandangan yang indah sepanjang perjalanan. Tempat ini pun menawarkan hawa yang sejuk dan menyegarkan kerana memang tempat ini terletak pada ketinggian 500 hingga 3000 meter di atas permukaan laut. Persisnya terletak di kecamatan wonosari kabupaten Malang, Jawa Timur.

Dengan luas hampir 68,5 km2, jumlah penduduk 44 juta jiwa. Dulu daerah ini disebut Ngajum, kemudian berubah menjadi Wonosari karena adanya makam Eyang Raden Mas Zakaria alias Mbah Jugo, sejak 1980 hingga sekarang menjadi tempat wisata spiritual. Wonosari dimaksudkan sebagai pusat rezeki yang dapat menghasilkan uang secara cepat.

Sesampainya di sana, anda akan merasakan suasana magis yang begitu kental, karena bau dupa tercium di mana-mana. Jika anda naik lagi sekitar 700 m menuju sebuah petilasan Prabu Sri Kameswara, suasana magisnya lebih terasa lagi. Banyak orang menyebutnya sebagai keraton.

Perlu waktu perjalanan setengah jam dari makam Eyang Jugo dan Eyang Sujo. Ditempat itulah banyak orang meyakini sebagai tempat pesugihan.

Konon, pada tahun 1200 Masehi lokasi ini merupakan tempat pertapaan Prabu Kameawara, seorang pangeran dari kerajaan kediri yang beragama hindu. Saat terjadi polemik yang tak kunjung terselesaikan, ia mencoba untuk bertapa di lokasi ini. Setelah mendapatkan petunjuk, Prabu Kameswara berhasil menyelesaikan kekisruhan di kerajaan.

Setelah petilasan Prabu Kameswara, di tempat ini juga ada pohon seperti pohon beringin tua berakar lima dipercaya sebagai makam Eyang Jayadi Raden Ayu Tunggorowati keturunan Raja Kediri pada tahun 1221 Masehi.

Kemudian ada lokasi yang juga tidak luput dari mitos pesugihan yaitu makam juru kunci I, Eyang Subroto, Eyang Djoyo, dan Eyan Hamid. Masyarakat biasanya mengadakan ritual sesaji,embakar dupa dan betsemedi di sana pada hari kamis legi, jum'at legi, jum'at kliwon, dan malam suro.

Kalau ritual yang dilakukan di likasi Eyamg Jugo fan Eyang Sujo terutama pada saat tamggal 12 pada bulan Suro, hari Minggu Legi atau pada Jum'at Legi. Tanggal 12 pada bulan Suro diyakini sebagai hari wafatnya Eyang Sujo, sedangkan Minggu Legi diyakini sebagai hari wafatnya Eyang Jugo. Pada hari Jum'at Legi sebagai hari pemakamannya.

Anda akan mendapati tiga gapura dengan anak tangga sejauh 750 meter yang disetiap gapuranya terdapat relief perjuangan Eyang Jugo dan Eyang Sujo
 Ryang Jugo memiliki gelar kyai Zakaria, sedangkan Eyang Sujo memiliki gelar Raden Mas Imam Sujono. Konon keduanya merupakan pengikut setia Pangeran Diponegoro saat melawan Belanda. Mereka mengasingkan diri di tempat ini, karena Pangeran Diponegoro tertangkap dan diasingkan oleh Belanda.

Sejak tertangkapnya Pangeran Diponegoro, mereka mengubah perjuangan fisik menjadi perjuangan melalui pendidikan. Termasuk penyuluhan pertanian, irigasi, kesehatan dan penyebaran agama Islam.

Di sana ada jam berkunjung seperti pagi jam 08.00-14.00, malam jam 19.00 sementara jadwal berkunjung untuk berkeliling tengah malam dimulai jam 24.00 dan berlaku hanya satu jam saja. Para peziarah hanya disyaratkan membawa bunga sesaji dan menyisihkan sedikit uang seadanya.

Konon kepercayaan yang berkembang, semakin banyak uang yang disumbangkan maka semakin besar pula kemungkunan harapannya akan terkabul. Adapun ubtuk masuk ke makam, peziarah diwajibkan berjalan dengan lutut,seperti saat menghadap raja.

RM. nanang Yuwono Hadiprojo keturunan ke-5 dari RM. Imam Sujono mengatakan bahwa sesungguhnya tempat ini bukan untuk mencari pesuguhan dan keyakinan seperti ini tidaklah beralasan. Menurut tempat-tempat untuk mencari pesugihan biasanya menyeramkan, jauh dari pemukiman, dan tidak ada tempat ibadahnya. Sementara di tempat ini justru kebalikannya.

PENDIDIKAN KESEHATAN SEKS REMAJA

Pendidikan kesehatan merupakan usaha untuk menciptakan perilaku masyarakat yang kondusif perihal kesehatan. Sebagai sebuah proses, pendidikan kesehatan berupaya agar masyarakat mengetahui bagaimana cara memelihara kesehatan, bagaimana mencegah hal-hal yang merugikan kesehatan, serta alternatif pengobatan ketika sakit. Setiap aktivitas pendidikan, termasuk pendidikan kesehatan, memerlukan komponen utama dalam rangka menjalankan proses kegiatannya, yaitu aktor atau tenaga kesehatan. Dalam konteks pendidikan kesehatan reproduksi remaja, aktor yang berperan melakukan promosi sebagai upaya memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi adalah pendidik sebaya.


Remaja adalah masa yang paling indah 

Pendidik sebaya adalah aktor yang berasal dari kelompok sebaya (pelajar, pemuda dan sebagainya) yang juga aktive dalam kegiatan sosial di lingkungannya. Berdasarkan acuan Depkes RI (2004:10-30), seorang pendidik sebaya setidaknya memiliki beberapa karakteristik. Pertama, memiliki kemampuan berkomunikasi secara baik dan mampu memengaruhi teman sebayanya. Kedua, memiliki pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, hukum, agama serta peraturan perundang-undangan mengenai kesehatan reproduksi. Penguasaan akan pengetahuan tersebut dirasa penting dalam rangka memerankan memetakan permasalahan yang muncul perihal kesehatan reproduksi serta sebagai refrensi alternatif solusi pemecahan masalah. Ketiga, mempunyai hubungan pribadi yang baik serta memiliku kemampuan untuk mendengarkan pendapat orang lain. Karakteristik ketiga ini menjadi sangat penting karena selain sebagai pendidik, pendidik sebaya juga berperan sebagai konselor sebaya. Keempat, mempunyai perilaku yang cinderung tidak menghakimi. Kelima, mempunyai rasa percaya diri dan sifat kepemimpinan. Keenam, mampu melaksanakan pendidikan kelompok sebaya sesuai prosedur yang telah ditentukan.

Pada awalnya ada delapan siswa, dan pada perkembangan selanjutnya, pendidik sebaya dipilih oleh kakak kelas dan diketahui oleh guru pendamping. Masing-masing kelas dipilih dua orang, juga dimungkinkan satu kelas terdiri labih dari dua pendidik sebaya karena ada beberapa siswa yang secara sukarela ingin bergabung sebagai pendidik sebaya tanpa melalui proaes pemilihan. Semua pendidik sebaya yang telah dipilih disahkan oleh kepala sekolah melalui surat tugas. Pemilihan siswa sebagai pendidik sebaya didasarkan atas beberapa pertimbangan, antara lain memiliki karakteristik dan kepribadian yang baik, dapat dipercaya, mudah bergaul, komunikatif, memiliki prestasi akademik yang bagus, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan keorganisasian.

Pendidik sebaya dalam menjalankan aktivitas pendidikan keaehatan reproduksi remaja tentunya tidak berjalan sendiri, mereka mendapat dukungan dari sekolah, terutama guru pendamping. Guru pendamping yang tergabung dalam tim terdiri dari empat orang, yaitu guru biologi selaku koordinator program, serta dibantu oleh guru BK, Agama islam dan Penjaskes. Di samping guru pendamping, dalam menjalankan aktivitas program juga bekerja sama dengan beberapa stakeholder, antara lain Polsek, Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan PKB.

Tidak hanya sekedar pendidika dan konseling semata, namun juga ditunjang dengan berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan ketrampilan hidup pendidik sebaya, diantaranya keterampilan kepemimpinan, kewirausahaan, dan komunikasi interpersonal. Kesemuanya itu diberikan agar pendidik sebaya tidak hanya memiliki keterampilan konseling semata, namun juga mampu mengembangkan potensi diri menuju kemandirian hidup. Dengan demikian, selepas tidak berperan lagi sebagai pendidik sebaya, mereka mampu mandiri secara sosial maupun ekonomi.

Semua informan yang berhasil diwawancarai mengakui bahwa banyak manfaat yang mereka peroleh ketika aktif sebagai pendidik sebaya. Misalnya, dia merasa mendapat pengetahuan baru yang selama ini belum pernah dia peroleh sebelumnya. Selain itu, banyaknya siswa yang aktif sebagai pendidik sebaya menjadikan memiliki banyak teman, tidak hanya teman satu sekolah, namun juga dari sekolah lain. Dengan banyak mengenal banyak orang, pendidik sebaya mengaku akan semakin banyak belajat tentang karakteristik seseorang, dapat mengembangkan kemampuan berkomunikasi, serta lebih percaya diri. Manfaat lain ketika aktif menjadi pendidik sebaya adalah ketika aktif berdiskusi untuk memecahkan masalah kesehatan reproduksi, mengikuti berbagai perlombaab, serta sering berkumpul dengan banyak teman.

Dengan menjadi pendidik sebaya, bisa merasakan manfaat yang besar, terutama dalam rangka membentuk karakter pribadinya. Pengetahuan tentang kesehatan reproduksi lambat laun mulai bertambah. Tidak hanya sebatas untuk dikonsumsi secara pribadi, namun juga bisa bermanfaat bagi orang lain. Apabila ada kasus yang menimpa orang lain, pendidik sebaya dapat memberuka alternatif solusi pemecahannya.

Sunday, April 29, 2018

BERWISATA DI DUNIA ARWAH ATAU ROH

BERWISATA DI DUNIA ARWAH ATAU ROH

Proses komunikasi dengan arwah itu lebih sulit dan rumit daripada yang diperkirakan orang-orang spiritualis (pengikut teori arwah). Salah satu tantangan besar terhadap kenyataan spiritualisme (teori arwah) yang dikemukakan di masa lampau adalah bahwa adalah sekiranya teori itu benar, haruslah lebih banyak orang yang berkomunikasi dengan arwah daripada yang terjadi seperti sekarang.  Dan dari ribuan orang yang meninggal lebih banyak yang kembali daripada yang melakukan itu lewat medium (perantara) komunikasi. Jawaban dari para pengikut teeori arwah, bahwa dalam kenyataannya jumlah orang yang mampu menjadi perantara komunikasi dengan arwah sedikit sekali. Dan harus ada kondisi batin  tertentu yang memungkinkan arwah ituu berkomunikasi lewat perantara.

Selain itu seorang medium atau perantara harus siap di tempat ketika upaya komunikasi itu dilakukan. Dalam beberapa hal, penerima pesan harus siap sedia sebelum pesan itu dapat diberikan dengan baik. Dengan kata lain pemancar dan penerima harus menjulurkan tangan batinnya pada waktu yang sama, sebelum mereka dapat berhubungan melewati "Samudra Agung". Bila hanya satu pihak yang melakukan itu, pastilah ia gagal mencapai dunia lain.

Para peneliti ilmiah mengenai teori arwah sering mengemukakan, bahwa kenyataannya harus dibuktikan dulu kebenarannya sebelum mereka dapat meneruskan penelitiannya. Misalnya, bila ada roh yang menulis tentang sesuatu hal lewat seorang perantara (medium) yang berada dalam keadaan tak sadar diri, maka roh itu memberi pesan lewat penulisan otomatis. Setelah fakta diakui, maka penelitian tentang kasus itu baru dapat dimulai, dan pertanyaan-pertanyaan berikut ini harus dijawab :

Sejauh mana roh medium terlepas dari badan sewaktu terjadinya komunikasi ? Beberapa aktivitas roh medium sewaktu terjadi komunikasi ? Apakah kecerdasan yang berkomunikasi itu mempengaruhi otak dan pusat syaraf medium secara langsung atau secara tidak langsung? Bila terjasi secara alangsung batin mana yang dipengaruhi roh itu, dan bagaimana caranya? Bila roh komunikator dalam hidupnya merupakan orang yang pintar mengkhayal dan punya ingatan baik, apakah faktor ini dapat membantu ia dalam proses komunikasi? dan bagaimana?

Pertanyaan-pertanyaan seperti itu, mungkin belum bisa terjawab dengan memuaskan dalam waktu beberapa tahun mendatang. 

Mengapa roh sulit Diajak komunikasi ?
Mari kita sebutkan beberapa kesulitan yang mungkin  harus dialami roh, dalam menyampaikan pesan lewat medium kepada orang yang masih hidup, ada bukti yang menunjukkan bahwa proses komunikasi itu sulit dilaksanakan karena ketika roh itu mendapat kontak dengan seorang medium dan mulai memancarkan pesannya, ia menjadi makin kehabisan tenaga dan tercekik oleh suara atau atmosfrer padat yang harus ia gunakan untuk mengontak. 

Dalam beberapa contoh kasus sering kita baca, bahwa roh itu harus memutuskan kontak beberapa kali guna memperkuat dirinya. Setelah itu kembali berkontak lagi dalam keadaan segar guna meneruskan komunikasi. Mereka mengalami dalam mengkonsentrasikan pikirannya secara berkesinambungan selama proses komunikasi. Ini tidak berarti bahwa biasanya mereka berada dalam keadaan kacau. Tapi biasanya pikiran mereka mulai melayang -layang seperti mengigau sewaktu berkontak dengan perantara. Oleh karena hal inilah, maka kebanyakan pesan itu sering melemah dan gegabah serta menjadi tidak jelas.

Sebab-sebab pesan menjadi tidak jelas

perihal ketidakjelasan ini sering salah dimengerti. banyak orang yang menanyakan mengapa roh itu sekiranya benar-benar berkomunikasi dengan baik, tidak menceritakan hal-hal yang lebih penting daripada biasa mereka lakukan. Namun sebenarnya hal ini tidak betul seluruhnya. Percakapan roh orang yang masih hidup, setiap hari juga tidak sepenting seperti semestinya. Selain itu orang-orang terbiasa menunjukkan kejadian-kejadian yang remeh sebagai sarana untuk memperkenalkan dirinya. lagi pula kejadian remeh itu ternyata baik sekali guna dipakai sebagai tanda pengenal diri, sedangkan ungkapan fisafat agung tidak bisa digunakan sebagai tanda  pengenal diri karena sifatnya yang umum. Pesan yang remeh dan khas itu, dapat meyakinkan penerima pesan mengenai identitas pemberi pesan. Namun, tidak kurang jumlah kasus yang menandai roh memberikan pesan dan ungkapan berisi kebenaran filsafat , ilmiah serta keagamaan yang besar nilainya, Hal itu tergantung dari tingkat pengetahuan roh itu sendiri ketika masih hidup di dunia.

Pengaruh Organisme Medium

Sebab lain yang membuat komunikasi menjadi sulit adalah roh yang berkomunikasi tidak terbiasa dengan organisme badan medium. Kita semua memiliki kebiasaan mental dan fisik yang kita bentuk sendiri, maka lebih mudah bagi kita untuk melakukannya beberapa kali. Seandainya roh anda dengan mendadak dimasukkan ke dalam badan akan mengalami kesulitan dalam menjalankan badan itu guna memperoleh hasil sebaik-baiknya. Misalnya dalam berfikir dengan tenang, berbicara dan menulis jelas dalam menyatakan pikiran anda.

Kesulitan inilah yang dialami roh saat berkomunikasi dalam menghubungi kita lewat badan-badan yang asing bagi mereka. Banyak dari kebiasaan medium merayap ke dalam pesan-pesan itu mirip dengan bahasa yang digunakan medium. Ini membuktikan, bahwa terpaksa menggunakan badan medium sebisa-bisanya selama proses komunikasi.

Simbol-simbol sangat diperlukan

Kesulitan lainnya bahwa kondisi di sebelah sana, pastilah jauh berbeda dengan kondisi yang ada saat ini. Hal ini harus mereka sampaikan dengan bahasa yang tak langsung dan simbolis. Bila anda harus menerangkan sebuah warna kepada seorang yang buta. Anda akan menemui kesulitan besar dalam upaya anda. Sekiranya anda harus menerangkan perasaan anda ketika dilakukan tes psikometri kepada seorang yang belum pernah mengalaminya, akan anda temui kesulitan yang sama besarnya. Oleh karena itu, roh-roh terpaksa banyak menggunakan bahasa simbol yang kelihatannya kurang  memuaskan bagi kita dalam menggambarkan kondisi hidup yang ada di sebelah sana.

Apa yang terjadi pada orang Setelah Kematian

Kesulitan-kesulitan ini lebih besar lagi pada waktu beberapa hari setelah jam kematian, terutama dalam hal mati karena bunuh diri mengatakan :
"Bahwa orang-orang yang baru meninggal, berada dalam keadaan sangat kacau dan tidak dapat berhubungan sama sekali. Ini merupakan hal yang lazim karena adanya kejutan dan renggutan maut itu. Maka roh itu tidak dapat menulis pada hari ke dua setelah saat kematiannya. Dalam sebuah kasus lainnya, roh dari seorang teman saya menulis yang kelihatannya dengan banyak kesukaran namanya, ditambah dengan kata "saya baik-baik saja.Selamat tinggal" pada hari ketiga setelah meninggal dunia.

Pada kesempatan lain, beberapa hari kemudian, teman saya yang berupa arwah itu menulis dua atau tiga kalimat dengan mengatakan, "Saya lemah untuk menyatakan pikiran dengan jelas". Dan beberapa hari kemudian dalam kesempatan yang sama ia menulis lebih jelas dan cukup tepat, sambil mendiktekan juga kepada madame Eliza mengenai pengalaman serta perasaannya ketika ia temukan dirinya di lingkungan yang baru. Komunikasi kedua roh tersebut, makin hari makin jelas dan di kemudian hari sering berkomunikasi lewat tulisan maupun lisan.  

   


CARA MENGOBATI BRONKITIS

Auto Height CARA MENGOBATI BRONKITIS Bronkitis adalah peradangan pada saluran bronkial atau Bronkia yang membawa udara ke dan dari pari-paru. Bronkitis bisa akut atau kronis. Bronkitis kronis merupakan kondisi yang lebih serius berupa iritasi konstan atau peradangan pada saluran bronkial, seringkali karena merokok.

Bronkitis akut seringkali berkembang dari flu atau infeksi saluran pernafasan lain. Penyakit ini biasanya membaik dalam beberapa hari tanpa efek terus menerus, meskipun anda dapat terus batuk selama berminggu-minggu. Namun jika anda mendapat serangan bronkitis ulang, anda mungkin telah mengalami bronkitis kronis, yang memerlukan perhatian medis.

Penderia Bronkitis

Bronkitis disebabkan oleh virus, bakteri dan organisme yang menyerupai bakteri (Mycoplasma pneumonia dan Chlamydia).

Serangan Bronkitis berulang bisa terjadi pada perokok dan penderita penyakit paru-paru dan saluran pernapasan menahun. Infeksi berulang bisa pula merupakan akibat dari Sinusitis kronis, bronkiektasis, alergi dan pembesaran amandel dan adenoid pada anak-anak . Bronkitis juga bisa disebabkan oleh berbagai jenis debu, asap dan asam kuat, amonia, beberapa pelarut organik, klorin, hidrogen sulfida, sulfur dioksida dan bromin, karena polusi udara yang memyebabkan iritasi ozon dan notrogen dioksida, serta tembakau dan rokok.

Untuk Brokitis akut atau Bronkitis kronis, gejala-gejalanya antara lain batuk, produksi lendir (dahak), yang bisa jernih, putih, abu-abu kekuningan atau hijau dalam warna, kelelahan, sedikit demam dan menggigil, atau dada tidak nyaman. Jika anda menderita bronkitis akut, anda mungkin mengalami batuk terus menerus selama beberapa minggu setelah bronkitis sembuh.

Sedangkan pada bronkitis kronis terjadi batuk produktif yang berlangsung setidaknya tiga bulan selama dua tahun berturut-turut. Jika anda menderita bronkitis kronis, anda mungkin mengalami periode ketika gejala memburuk. Pada saat itu, bronkitis kronis anda telah berkembang menjadi bronkitis akut. Dalam beberapa kasus, batuk bisa hilang sementara dan muncul kembali kemudian.

Selain itu, kemungkinan terjadi pembengkakan pergelangan kaki, kaki dan tungkai kiri dan kanan; atau wajah, telapak tangan atau selaput lendir yang berwarna kemerahan; pipi tampak kemerahan; sakit kepala; atau mungkin gangguan pengelihatan.

Pengobatan Sendiri :
1. Banyak beristirahat dan banyak minum air putih.
2.Hindari paparan penyebab iritasi. Jangan merokok dan hindari asap rokok karena dapat meningkatkan risiko bronkitis. Kenakan masker ketika udara tercemar atau jika anda terpaksa terpapar penyebab iritasi seperti cat atau produk pembersih rumah yang beraroma menyengat.
3. Bronkitis akut seringkali berasal dari virus influensa. Mendapatkan vaksin flu tahunan dapat membantu melindungi anda dari flu.
4. Untuk memgurangi resiko tetkena infeksi virus, cuci tangan anda sering-sering dan lakukan kebiasaan menggunakan pembersih tangan.
5. Gunakan alat pelembab udara. Udara yang hangat dan lembab membantu meredakan batuk dan mengurangi lendir di saluran pernafasan. Pastikan untuk menjaga kebersihan alat sesuai dengan rekomendasi pabrik untuk menghindari pertumbuhan bakteri fan jamur.
6. Untuk mengurangi rasa sakit dan menurunkan demam, anda bisa menggunakan obat yang dijual bebas.
7. Bila udara dingin memperparah batuk anda dan menyebabkan napas pendek, pakailah masker sebelum anda keluar rumah.
8. Bila anda menderita bronkitis kronis, pernapasan anda mungkin menjadi terlalu cepat. Pernapasan dengan mengerutkan bibir membantu memeperlambat napas dan membuat anda merasa lebih baik. Ambil napas dalam-dalam lalu keluarkan perlahan-lahan lewat mulut sambil mengerutkan bibit. Ulangi cara bernapas seperti itu beberapa kali. Tekhnik betnapas ini dapat meningkatkan tekanan udara dalam saluran pernapasan.
9. Kalau timbul kesulitan dalam pernapasan atau dada bagian tengah terasa sangat sesak, hiruplah uap hangat tiga kali sehari.
10. Sekali sehari selama dua hari, rendamlah kaki di dalam air hangat jika masih demam.
11. Hindarkan udara yang berdebu.
12. Jangan makan daging, gorengan, makanan berlemak, yang sangat berbumbu, kue kering, makanan pencuci mulut, gula-gula manisan atau mengandung kanji. Perbanyak makan buah-buahan dan sayur-sayuran.

Bronkitis akut biasanya hilang dalam beberapa hari. Hububngi dokter bila anda mengalami napas pendek atau demam lebih dari 30 derajat C atau lebih tinggi, lebih dari tiga hari. Jika batuk berlangsung lebih dari 10 hari tanpa tabda-tanda membaik, membuat anda tidak bisa tidur, menghasilkan lendir yang berubah warna, menghasilkan darah atau disertai sesak napas, segera minta bantuan medis.

CARA PEMIJAHAN BUATAN IKAN PATIN

1. Persiapan
a) Persiapan Induk
Sebelum kegiatan pemijahan dilakukan, anda harus mempersiapkan jumlah induk yang akan disuntik. Anda juga perlu membuat target pada setiap kegiatan pembenihan. Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga produksi yang berkesinambungan baik dalam segia jumlah maupun kualitas benih yang akan dihasilkan. Faktor utama yang membatasi jumlah induk yang akan digunakan adalah fasilitas penetasan telur yang berupa corong penetasan dan perawatan larva yang berupa bak fiber, akuarium ataupun kolam. Kelebihan kapasitas telur maupun larva akan menyebabkan rendahnya daya tetas telur dan tingkat kelulushidupan larva, sehingga sangat penting bagi pembenih untuk memperhitungkan jumlah target produksi dengan fasilitas-fasilitas pembenihan yang dimilikinya. Setelah diketahui jumlah induk yang akan direncanakan untuk disuntik maka 2 (dua) hari sebelumnya induk dipuasakan terlebih dahulu. Jika induk tidak dipuasakan dan dipaksakan diseleksi maka akan dapat menyebabkan induk luka dan stress, yang akhirnya akan menyebabkan gagalnya ovulasi telur.

b) Persiapan Alat dan Bahan
Langkah awal yang sangat penting dalam kegiatan pembenihan adalah persiapan. Langkah-langkah dalam persiapan meliputi perencanaan, pengecekan kondisiperalatan pemberokan atau inkubasi induk, pendataan, pengecekan, terhadap kesiapan dan kelayakan kondisi peralatan dan bahan yang digunakan.

2. Seleksi Induk
Seleksi induk merupakan langkah awal dalam usaha pembenihan. Langkah ini sangat menentukan keberhasilan pembenihan secara keseluruhan sehingga harus dilakukan secara teliti dan akurat berdasarkan plastic yang sudah ditentukan.

Pada umumnya, induk ikan patin betina yang telah matang gonad memiliki ciri-ciri yang mudah dibedakan dengan induk betina yang belum dewasa. Postur tubuh induk betina cenderung melebar dan pendek, perut lembek, halus dan membesar ke arah anus. Urogenital membengkak dan membuka serta berwarna tua. Sedangkan postur tubuh induk jantan plastic lebih langsing dan panjang, apabila bagian perut dekat lubang kelamin diurut akan mengeluarkan cairan putih kental (cairan sperma).

Untuk menjamin pemilihan induk betina matang gonad, dapat dilakukan dengan pengukuran diameter telur dan pengamatan pergerakan inti sel telur. Proses ini dapat dilakukan dengan cara melakukan pengambilan telur menggunakan kateter atau kanulator dari kantung telur. Telur yang sudah diambil diletakkan pada larutan sera untuk mengukur diameter telur dan pergerakan inti sel di bawah mikroskop. Telur dari induk yang sudah matang gonad ditandai dengan ukurannya yang seragam, memiliki diameter lebih dari 1,0 mm dan pada larutan serra > 80% inti sel bergerak ke pinggir.

Satu hari sebelum proses seleksi induk dilakukan induk dipuasakan, induk ditangkap dengan cara dijaring dan diserok satu persatu diseleksi untuk kematangan gonadnya. Seleksi pertama dilakukan secara visual di kolam yaitu dengan mengamati dan meraba bagian perut betina dan urogenitalnya. Apabila secara visual induk betina matang gonad maka induk dipindahkan ke bak inkubasi induk untuk persiapan penyuntikan. Namun apabila induk betina tidak matang gonad maka induk langsung dilepaskan kembali pada kolam pemeliharaan induk.
Pengurutan perut 

Induk jantan juga diseleksi dengan mengurut bagian perut ke arah anal jika keluar cairan putih kental maka induk jantan tersebut terpilih untuk dipijahkan, induk jantan terpilih dipindah kebak inkubasi.

3. Penyuntikan Hormon

Penyuntikan hormon

Pemijahan dilakukan secara buatan melalui pemberian rangsangan untuk proses pematangan akhir gonad. Pengurutan untuk proses pengeluaran telur dan pembuahan dengan mencampur sperma dan telur. Bahan yang digunakan merangsang ovulasi pada ikan patin yang sudah dikenal seperti ovaprim, HCG dan hipofisa ikan mas. Dalam petunjuk ini akan dijelaskan penggunaan ovaprim. Faktor yang paling penting mempengaruhi keberhasilan proses ovulasi adalah manajemen harian induk untuk mencapai kematangan gonad yang cukup.

Hormon tang digunakan adalah ovaprim, standar dosis ovaprim yang diberikan untuk induk betina 0,5 ml/kg sedangkan untuk jantan adalah 0,2 ml/kg (bila diperlukan). Penyuntikan dilakukan sebanyak dua kali pada bagian intramuscular di punggung atas kanan/kiri sudut penyuntikan 45o, dengan interval waktu penyuntikan pertama dan kedua sekitar 6-12 jam. Penyuntikan pertama sebanyak 1/3 bagian dari dosis total dan sisanya 2/3 bagian lagi diberikan pada penyuntikan kedua.

Setelah penyuntikan kedua, 6-8 jam kemudian dilakukan pengecekan ovulasi induk, pengecekan ini akan menentukan saat pengeluaran telur untuk proses pembuahan. Apabila pengeluaran telur dilakukan sebelum ovulasi (terlalu cepat waktu), maka pengeluaran telur tidak akan lasti dan biasanya persentase keberhasilan pembuahan akan rendah. Namun apabila terlalu lambat, pembuahan biasanya juga gagal karena air sudah masuk ke dalam kantung telur yang menyebabkan lubang mikrofil pada telur sudah tertutup. Pengecekan ovulasi dilakukan dengan cara melakukan pengurutan pada bagian dekat urogenital secara perlahan dan hati-hati. Ovulasi sudah tercapai bila sudah tercapai bila sudah ada sedikit telur yang keluar sehingga pengurutan secara keseluruhan dapat dilanjutkan untuk proses pembuahan.

Media tempat penyimpanan indukan yang telah disuntik haruslah ideal,dalam arti bak harus tertutup dan bak mandi berbentuk bulat dengan ketinggian lebih dari 1 meter, ini bertujuan indukan yang telah disuntik tidak stress yang berakibat pada kualitas telur. Biasanya setelah 6 - 12 jam setelah penyuntikan ke 2, ikan siap di striping telurnya untuk diaduk dengan sperma yang telah dicampur NaCl.

Untuk budidaya fase pembenihan ini haruslah pada area/lokasi yang steril. Sedangka media untuk tebar telur menggunakan aquarium, fiber atau bak tembok, dan ini kondisi suhu dan kebiasaan si pembudidaya.

Tempat pemijahan dapat berupa kolam tanah atau bak tembok. Ukuran /luas kolam pemijahan tergantung jumlah induk yang dipijahkan dengan bentuk kolam empat persegi panjang. Sebagai patokan bahwa untuk 1 ekor induk dengan berat 3 kg memerlukan luas kolam sekitar 18 m2 dengan 18 buah ijuk/kakaban. Dasar kolam dibuat miring ke arah pembuangan, untuk menjamin agar dasar kolam dapat dikeringkan. Pintu pemasukan las dengan pralon dan pengeluarannya las juga memakai pralon (kalau ukuran kolam kecil) atau pintu monik. Bentuk kolam penetasan pada dasarnya sama dengan kolam pemijahan dan seringkali juga untuk penetasan menggunakan kolam pemijahan. Pada kolam penetasan diusahan agar air yang masuk dapat menyebar ke daerah yang ada telurnya.

4. Striping
Jika induk siap ovulasi, tahapan selanjutnya adalah striping, proses striping sampai memasukkan telur ke dalam corong penetasan harus dilakukan dengan cepat dan lembut. Oleh karena itu persiapan peralatan harus dilakukan dengan teliti sebelum kegiatan pembenihan dimulai.

Setelah 6 (enam) jam setelah penyuntikan kedua dilakukan pengecekan terhadap induk betina dilakukan pengecekan terhadap induk betina apakah sudah ovulasi atau belum, langkah pertama yang dilakukan adalah pembiusan terhadap induk. Hal ini dimaksudkan agar memudahkan dalam proses pengecekan dan mengurangi tingkat stress pada ikan. Pembiusan dilakukan dengan menggunakan "benzocaine" dosia 100 ppm.

Setelah induk terbius langkah selanjutnya adalah pengecekan ovulasi, ovulasi dilakukan dengan cara mengurut perut induk ikan dari arah perut ke lubang genital , langkah ini dilakukan dengan hati-hati, waktu striping yang tepat adalah pada saat telur keluar ketika dilakukan pemijatan yang lembut pada bagian perut dan jangan melakukan pijatan yang keras atau dipaksakan. 
Striping harus dikerjakan dengan hati-hati

Apabila induk belum ovulasi maka dilakukan penimbangan berat induk dan kanulasi dengan kateter. Adapun tujuan dan penimbangan tersebut adalah untuk mengetahui ada tidaknya penambahan berat pada induk, apabila berat induk bertambah maka dimungkinkan ada perkembangan telur tetapi lambat, sedangkan tujuan dari kanulasi adalah untuk melihat perkembangan oosit. Menimbang induk dan kanulasi ini baik dilakukan apabila memungkinkan. Namun bukanlah suatu keharusan, apabila induk belum juga ovulasi maka kegiatan pengecekan tersebut dilakukan lagi setiap satu jam. Apabila saat pengecekan induk sudah ovulasi maka segera dilakukan pengurutan/striping telur.

Setelah semua telur habis distriping maka telur yang dihasilkan tersebut ditimbang total untuk mengetahui jumlah telur yang dihasilkan maka diambil lasti sebanyak 1 gram. Telur kemudian dihitung jumlahnya dan kemudian dikalikan dengan berat total telur.

Penimbangan berat total dan sampling telur adalah mengetahui jumlah telur dan untuk mengevaluasi suatu kegiatan pembenihan. Walaupun untuk tujuan produksi kegiatan ini tidak selalu harus dilakukan. Namun penimbangan untuk mengetahui jumlah telur yang diperoleh sangat disarankan untuk mengestimasi hasil panen dan mengevaluasi kegiatan pembenihan.

Pada saat yang bersamaan diambil juga sedikit lasti sperma induk jantan untuk diamati kualitasnya di bawah mikroskop. Pengamatan kualitas sperma dilakukan dengan cara mengambil satu tetes lasti sperma di atas objek glass kemudia lasti tersebut ditetesi air segar. Pengamatan di bawah mikroskop dilakukan bertepatan dengan diteteskannya air. Sperma yang kualitasnya baik adalah yang spermatozoanya bergerak aktif ketika diteteskan air.

Dengan cara yang sederhana evaluasi kualitas sperma dilakukan demgan menggunakan beberapa jantan yang matang. Gonad yang mengrluarkan cairan sperma putih kental dengan mudah ketika diurut/distriping. Jika pengelolaan induk cukup baik biasanya induk jantan  yang matang lebih mudah diperoleh lasticm induk betina matang gonad. Setelah diketahui kualitas sperma baik maka dilakukan atriping pada induk jantan untuk mengambil spermannya, sperma yang keluar ditampung pada wadah yang telah berisi telur. Striping untuk memperoleh sperma dilakukan dengan pijatan tangan sepanjang posisi testis pada abdomen jantan.

5. Inseminasi Buatan
Pembuahan buatan dilakukan dengan cara mencampur telur dan sperma dengan larutan sodium 0,9% dan diaduk secara perlahan menggunakan bulu ayam. Tujuan pencampuran larutan sodium ini adalah untuk mengencerkan sperma agar sperma dan telur dapat tercampur secara lebih merata.

Setelah diaduk secara merata dan telur terbungkus oleh sperma, langkah selanjutnya adalah pencampuran larutan tanah merah yang berguna untuk menghilangkan daya rekat telur kemudian diaduk sempurna hingga telur tidak menempel satu sama lain. Untuk menghilangkan larutan tanah merah pada telur dilakukan beberapa kali pembilasan menggunakan air bersih hingga telur bersih sempurna. Telur yang telah bersih kemudian siap untuk dimasukkan dalam corong penetasan.

Telur yang telah netes pada media aquarium, fiber ataupun bak haruslah di sipon atau dibersihkan dari kotoran yang berasal dari cangkang telur atau telur yang busuk dan tidak menetas. Ada hal yang harus diperhatikan yaitu ketika telur sudah menetas kita pun harus segera menyiapkan pakan, dimana pakan yang biasa diberikan adalah Artemia.

6. Pemanenan Larva
Larva mulai menetas setelah kurang lebih 20 jam setelah inseminasi. Larva menetas tidak bersamaan tetapi secara bertahap. Pemanenan larva dilakukan 24 - 28 jam setelah inseminasi. Larva yang menetas di dalam corong penetasan akan bergerak mengikuti aliran air ke dalam bak penampungan dimana dalam bak telah dipersiapkan dipasang hapa halus untuk 
Hapa halus untuk menjaring Larva

menampung larva kemudian larva dipanen dengan cara diambil dengan seser halus secara hati-hati dan perlahan.